Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Tepis Isu Perpecahan, Presiden Prabowo: Kabinet Solid

M Ilham Ramadhan Avisena
12/1/2026 14:38
Tepis Isu Perpecahan, Presiden Prabowo: Kabinet Solid
Presiden RI Prabowo Subianto didampingi Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar (kiri), Menteri Sosial Saifullah Yusuf (kedua kanan) dan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo (kanan).(Dok. Sekretariat Presiden)

PRESIDEN Prabowo Subianto menepis isu adanya perpecahan di internal pemerintahannya. Ia menyatakan, yang dipimpinnya justru menunjukkan kekompakan dan kerja sama yang kuat dalam menjalankan agenda nasional.

Prabowo mengaku merasakan langsung soliditas jajaran menteri dan pembantunya, serta menilai berbagai spekulasi yang berkembang di media sosial tidak sesuai dengan realitas kerja di pemerintahan.

"Kementerian saya, kabinet saya saya merasakan kompak. Jangan percaya orang-orang yang terlalu pintar. Yang ngomong di mana? Di sosmed," kata Prabowo saat berpidato dalam kegiatan peresmian 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi, Banjarbaru, Senin (12/1). 

Ia menyebut narasi soal perpecahan di lingkaran kekuasaan sebagai analisis yang tidak berdasar. Menurutnya, dinamika di ruang digital kerap jauh dari kondisi nyata yang dihadapi pemerintah dalam bekerja.

"Menganalisa terjadi sesuatu perpecahan di antara lingkungannya Prabowo. Seru. Saya sendiri tertarik. Dari mana ini?" ujarnya.

Dia menyatakan, keberhasilan demi keberhasilan yang diraih pemerintah merupakan buah dari kerja keras bersama dan semangat tim yang solid. Ia menilai, kekompakan kabinet menjadi modal utama dalam menghadapi tantangan berat, termasuk kondisi iklim ekstrem yang melanda Indonesia dalam dua tahun terakhir.

"Saya merasa kerja keras, kompak, teamwork yang luar biasa. Sehingga kita mencapai keberhasilan demi keberhasilan," tuturnya. 

Sebagai bukti konkret, Presiden menyoroti capaian strategis di sektor pangan. Ia menegaskan bahwa Indonesia resmi mencapai swasembada beras pada penghujung 2025, meskipun dihadapkan pada El Nino dan kekeringan berkepanjangan sepanjang 2024-2025.

Menurutnya, capaian tersebut tidak hanya berhenti pada pemenuhan kebutuhan nasional, tetapi juga mencatatkan rekor baru dalam sejarah pangan Indonesia. Produksi beras nasional dan cadangan pemerintah disebut berada pada level tertinggi sepanjang berdirinya Republik Indonesia.

"Kita bisa mengatasi. Dan kita bisa menghasilkan produksi beras tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia. Cadangan beras kita di gudang pemerintah hari ini tertinggi selama sejarah Republik Indonesia," ucapnya.

Prabowo menyatakan, pemerintah tidak akan berhenti pada satu capaian. Setelah beras, penguatan ketahanan pangan akan dilanjutkan ke komoditas strategis lainnya, termasuk jagung untuk pakan ternak.

"Kita akan terus memperkuat. Terus memperkuat. Sebentar lagi kita swasembada jagung untuk pakan para petani dan peternak," pungkasnya. (Mir/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya