Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Puan Minta Pemda Gelar Perayaan Tahun Baru Secara Sederhana

Rahmatul Fajri
25/12/2025 14:11
Puan Minta Pemda Gelar Perayaan Tahun Baru Secara Sederhana
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Puan Maharani menyampaikan pidatonya dalam paripurna DPR pembukaan masa sidang di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/11/2025)(MI/Susanto)

KETUA DPR RI, Puan Maharani mengimbau Pemerintah Daerah (Pemda) agar tidak menggelar perayaan pergantian tahun 2026 secara berlebihan atau euforia. 

Puan menekankan bahwa sikap menahan diri sangat diperlukan sebagai bentuk empati kolektif terhadap warga yang saat ini tengah didera berbagai bencana alam di tanah air.

Puan meminta para kepala daerah untuk meninjau ulang rencana pesta besar-besaran dan menggantinya dengan kegiatan yang lebih bermakna dan menunjukkan kepedulian sosial.

“Saya mendorong tiap-tiap Pemda agar tidak euforia bila menggelar acara pergantian tahun nanti. Mari kita merayakan tahun baru dengan membangun empati kepada saudara-saudara kita yang sedang dilanda bencana alam,” ujar Puan melalui keterangan tertulisnya, Kamis (25/12).

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini menilai bahwa momen pergantian tahun seharusnya menjadi ruang refleksi dan penguatan semangat gotong royong. 

Alih-alih menghabiskan sumber daya untuk kegiatan seremonial yang mewah, Puan mengajak masyarakat dan instansi pemerintah yang memiliki kelebihan rezeki untuk mengalihkan dukungannya kepada para korban bencana.

“Semangat kemanusiaan harus ditingkatkan. Gotong royong yang selama ini kita tunjukkan dalam membantu saudara-saudara yang tertimpa musibah adalah bukti kokohnya persaudaraan di Bumi Pertiwi. Mari kita teruskan,” tuturnya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan  perayaan Tahun Baru di Jakarta akan lebih difokuskan untuk menggalang  dana dan doa bersama bagi warga terdampak korban bencana Sumatera.Jasa periklanan

Pramono menuturkan Pemprov DKI akan membuka penggalangan dana menggunakan QRIS yang sudah mulai dilakukan.

"Mudah-mudahan nanti berapa pun yang terkumpul semuanya akan kami salurkan," kata Pramono saat berkunjung ke Gereja Katolik Paroki Keluarga Kudus, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (24/12) malam. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik