Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto mengungkapkan, selama satu tahun terakhir tidak ada satu pun izin baru maupun perpanjangan izin yang dikeluarkan di sektor kehutanan, pertanahan, hingga energi dan sumber daya mineral. Kebijakan itu mencakup izin usaha seperti HPH, HTI, HGU, hingga IUP pertambangan.
"Dan tahun ini Menteri Kehutanan dan ATR Badan Pertanahan selama tahun ini tidak ada satu pun izin yang dikeluarkan atau diperpanjang, tidak ada satu pun," ujar Prabowo dalam Rapat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12).
Presiden menyatakan, penghentian izin tersebut bukan bersifat sementara tanpa arah, melainkan untuk memastikan seluruh konsesi dievaluasi secara serius. Pemerintah akan meninjau ulang izin-izin yang dinilai tidak memberikan manfaat optimal bagi rakyat atau bertentangan dengan konstitusi.
"Karena kita akan review, kita akan kaji kembali, yang tidak sesuai dengan Pasal 33, yang tidak menguntungkan rakyat, kita tidak boleh ragu-ragu. Kita tidak akan teruskan," kata dia.
Dalam penjelasannya, Prabowo menyoroti praktik pemegang konsesi yang memperoleh keuntungan besar dari sumber daya alam Indonesia, namun tidak menanamkan hasilnya di dalam negeri. Menurutnya, tindakan tersebut merugikan kepentingan nasional dan menunjukkan sikap tidak menghormati kedaulatan negara.
Dia mengingatkan, negara tidak boleh membiarkan kekayaan alam hanya dinikmati segelintir pihak, sementara rakyat masih menghadapi kesulitan ekonomi. Prabowo menilai pembiaran terhadap kondisi tersebut merupakan bentuk kelalaian dalam menjalankan pemerintahan.
"Tidak boleh segelintir orang menikmati kekayaan Indonesia, rakyat masih banyak yang susah, itu tidak bisa," tuturnya.
Prabowo juga menekankan pentingnya semangat kebersamaan dalam mengelola ekonomi nasional melalui konsep Indonesia Incorporated. Ia mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk pejabat negara dan pimpinan BUMN, untuk bertanggung jawab menjaga kekayaan negara demi kesejahteraan rakyat.
"Kita ingin Indonesia incorporated, kita ingin semua, tapi kita mohon dengan sangat bahwa semua warga negara Indonesia, semua bangsa Indonesia, dari semua tingkatan, bahu membahu," kata Prabowo. (Mir/I-1)
MENTERI Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan duka cita mendalam dari pemerintah Republik Indonesia atas jatuhnya pesawat ATR 42-500 dan sejumlah bencana di Tanah Air.
Penataan ulang tata ruang, penegakan hukum terhadap perusak lingkungan, serta pelibatan masyarakat lokal dalam pengelolaan alam harus menjadi prioritas, bukan sekadar slogan.
KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) terus mengintensifkan upaya pemulihan pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Perusahaan pertambangan didorong untuk mengadopsi standar internasional yang memiliki kriteria lebih ketat guna meminimalkan risiko kerusakan lingkungan, termasuk potensi bencana.
Karena itu jutaan korban banjir di lebih separuh kawasan Provinsi Aceh dan tetangga Sumatra Utara serta Sumatra Barat untuk yakin di balik cobaan Allah ada rahasia luar biasa bagi mereka.
BULAN Sabit Merah Indonesia (BSMI) melakukan soft launching Klinik Pusat Pelayanan Kesehatan dan Rehabilitasi (PPKR) Aceh Tamiang pada Minggu (18/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved