Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Sebut Rapat Pleno PBNU Manuver, Gus Yahya: Saya Masih Ketua Umum

Rahmatul Fajri
09/12/2025 19:59
Sebut Rapat Pleno PBNU Manuver, Gus Yahya: Saya Masih Ketua Umum
Ketum Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya)(Dok.HO)

 

KETUA Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) merespons rapat pleno yang diinisiasi oleh Syuriyah PBNU di Hotel Sultan, Jakarta, pada Selasa (9/12) malam. Gus Yahya menyebut rapat tersebut hanyalah manuver dan secara tegas menyatakan kedudukannya sebagai Ketua Umum Tanfidziyah PBNU tidak dapat diganti kecuali melalui muktamar.

"Itu kan manuver, seperti saya bilang sejak awal bahwa secara de jure maupun de facto saya masih tetap dalam kedudukan saya sebagai Ketua Umum Tanfidziyah PBNU. Saya masih efektif dalam fungsi saya termasuk menggerakkan organisasi sampai ke bawah," ujar Gus Yahya di Jakarta, Selasa (9/12).

Menurutnya, segala upaya untuk menghentikan dirinya tanpa permusyawaratan tertinggi adalah tindakan yang tidak mungkin bisa dieksekusi karena bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

Gus Yahya bahkan mempertanyakan legalitas rapat yang digelar tersebut, menyebutnya secara aturan tidak bisa dikategorikan sebagai Pleno yang sah. Ia menjabarkan dua poin yang dianggap melanggar AD/ART NU. 

"Pertama, yang mengundang hanya Syuriyah, ini tidak bisa. Pleno itu harus diundang oleh Syuriyah dan Tanfidziah," jelas Gus Yahya.

Kedua, kata ia, rapat tidak melibatkan ketua umum. Ia mengatakan rapat tersebut tidak sah karena tidak melibatkan dirinya sebagai Ketua Umum Tanfidziyah PBNU.

Gus Yahya juga menambahkan bahwa rapat serupa yang pernah digelar sebelumnya sudah diperjelas oleh para kiai sepuh bahwa hal tersebut bertentangan dengan AD/ART.

"Jadi ya kita lihat ini sebagai manuver saja," pungkas Gus Yahya.

Meski demikian, Gus Yahya optimistis bahwa persoalan ini memiliki jalan keluar. "Apakah ada jalan keluar? Ada, jalan keluar ada. Jangan khawatir ada," tutupnya. (M-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik