Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN Tugas Penerbitan Kawasan Hutan (PKH) mencari bukti pembalakan liar hutan yang diduga menjadi penyebab bencana alam di Sumatra. Pendalaman itu dengan menggandeng banyak pihak.
"Ya, saat di PKH kan ada unsurnya dari Polri ada, dari Kehutanan ada, dari TNI ada, Kejaksaan juga ada, BPKP juga ada," kata Kepala Puspenkum Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna di Kantor Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat (5/12).
Anang mengatakan, pencarian bukti tidak dilakukan sebelum penanganan bencana di Sumatra selesai. Tujuannya untuk mencegah calon pihak berperkara 'bersih-bersih' di lokasi. "Ya sudah, sudah dari kemarin bergerak," ujar Anang.
Anang menetaskan tiap pihak yang bekerja sama dalam pencarian informasi pembalakan hutan di Sumatra memiliki tugas berbeda. Data yang didapat nantinya akan dikumpulkan untuk dicek kemungkinan adanya pihak yang bisa dimintai pertanggungjawaban. "Tapi semua bergerak sama-sama," tutur Anang. (Can/P-2)
Syarief meyakini masih banyak dugaan rasuah yang bisa dikembangkan dalam proyek tersebut. Persidangan diyakini akan mengungkap fakta baru.
Sebagian siswa cenderung terlalu dimanja dan setiap persoalan kecil dilaporkan kepada orang tua, bahkan berujung pada kriminalisasi guru.
Anang menjelaskan, kejadian rasuah dalam kasus ini berkisar pada tahun 2023 sampai 2025. Kasus ini diusut atas laporan masyarakat.
BPK menyoroti mekanisme pelaksanaan penjualan urea dan amonia yang dinilai tidak memenuhi prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik
Persoalan ini bukan sekadar masalah personal, melainkan pertaruhan nama baik institusi negara.
Fakta persidangan telah membuktikan nilai Rp 2,9 triliun bukanlah kerugian negara. Nilai itu adalah pembayaran Pertamina atas penyewaan tangki BBM milik PT OTM.
JK menilai pemerintah perlu mengambil langkah konkret sebagai solusi jangka panjang. Terutama melalui penghijauan kembali kawasan hutan setelah bencana usai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved