Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Prabowo Pamer Foto Bayi Panda ‘Rio’ ke Ketua MPR Tiongkok

M Ilham Ramadhan Avisena
04/12/2025 16:46
Prabowo Pamer Foto Bayi Panda ‘Rio’ ke Ketua MPR Tiongkok
PRESIDEN Prabowo Subianto memperlihatkan foto bayi panda Rio kepada Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Wang Huning di sela-sela kunjungannya ke Istana Merdeka, Kamis (4/12).(Dok. Muchlis Jr. - Biro Pers Sekretariat Presiden)

PRESIDEN Prabowo Subianto memperlihatkan foto bayi panda Rio kepada Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Wang Huning di sela-sela kunjungannya ke Istana Merdeka, Kamis (4/12).

 

Rio atau yang oleh Presisden Prabowo diberi nama lengkap, Satrio Wiratama, lahir di pada Rabu, 27 November 2025, pukul 17.31 WIB, di Taman Safari. Berdasarkan pemeriksaan awal tim medis, bayi panda ini diduga berjenis kelamin jantan, meskipun penentuan final masih akan dilakukan beberapa minggu ke depan. Rio tumbuh sehat dan pada usia lima hari, berat tubuhnya tercatat 228 gram.

 

"Taman Safari minta saya kasih nama. Saya kasih nama Satrio Wiratama. Artinya: pejuang, mulia, yang berani, dan berbudi luhur. Itu nama panjang. Tiap hari kita akan panggil Rio," kata Prabowo. Nama tersebut juga diharapkan mencerminkan semangat bangsa Indonesia dalam menjaga kelestarian alam dan menjaga persahabatan internasional.

 

                                                  

                                                  Dok. Humas Taman Safari Indonesia

Bayi panda Rio merupakan keturunan induk Hu Chun dan pejantan Cai Tao, pasangan panda raksasa yang dihadiahkan oleh Presiden RRT Xi Jinping kepada Indonesia pada tahun 2017 melalui kerja sama konservasi internasional.

 

Hingga saat ini, hanya sekitar 20 negara di dunia yang menerima panda melalui mekanisme antarkepala negara, menempatkan Indonesia pada posisi terhormat dalam kolaborasi konservasi global.

 

Kelahiran bayi panda ini merupakan hasil proses reproduksi alami yang dimulai sejak Agustus 2025. Tim medis melakukan pengawasan ketat melalui pemeriksaan hormon, analisis urin, dan observasi intensif.

 

Kelahiran Rio diharapkan menjadi momentum memperkokoh kemitraan Indonesia-RRT, serta meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya konservasi satwa langka. Peristiwa ini juga menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga keberlanjutan lingkungan sebagai agenda strategis pembangunan nasional. (M-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Bintang Krisanti
Berita Lainnya