Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Menhan Sjafrie Pastikan Penambahan 150 Batalyon Baru Tiap Tahun

Devi Harahap
25/11/2025 12:39
Menhan Sjafrie Pastikan Penambahan 150 Batalyon Baru Tiap Tahun
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin(Antara Foto)

MENTERI Pertahanan atau Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa TNI akan menambah 150 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan setiap tahun sebagai bagian dari strategi memperkuat pertahanan wilayah.

Itu bertujuan mempercepat penguatan postur pertahanan nasional melalui pembangunan batalyon teritorial dalam skala besar dengan sistem satu kabupaten terdapat satu Batalyon. 

Ia menyebut program pembangunan batalyon teritorial tersebut telah berjalan sejak awal 2025 dan menunjukkan perkembangan yang nyata.

“Sejak 2025, kita telah memulai pembangunan kekuatan ini. Saat ini kita sudah memiliki 150 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan, dan jumlah ini akan ditingkatkan dengan tambahan 150 batalyon setiap tahun,” ujar Safrie di Jakarta pada Senin (24/11).

Sjafrie menjelaskan bahwa penguatan struktur pasukan teritorial ini didasari oleh kondisi geografis dan kebutuhan pengamanan kawasan strategis nasional. 

Menurutnya, Indonesia memiliki ratusan wilayah administratif dan objek vital yang membutuhkan perlindungan militer yang memadai.

“Ada 514 kabupaten yang tersebar di seluruh wilayah nasional. Selain itu, terdapat industri strategis yang memiliki pengaruh sangat besar terhadap kedaulatan negara. Ini memerlukan perhatian serius, sehingga kita memang dituntut untuk memperkuat Tentara Nasional Indonesia,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa pembangunan batalyon teritorial tidak berkaitan dengan ambisi ekspansi militer, melainkan murni untuk menjaga stabilitas dan kepentingan nasional.

“Ini tidak dimaksudkan untuk kebutuhan ambisi teritorial, tetapi semata-mata untuk menjaga keutuhan wilayah dan pengamanan serta menyelamatkan kepentingan nasional,” kata Sjafrie.

Lebih lanjut, ia mencontohkan sektor-sektor vital yang harus diamankan oleh TNI, termasuk infrastruktur energi. 

“Kilang dan terminal Pertamina juga bagian yang tak terpisahkan dari gelar kekuatan kita, karena berkaitan langsung dengan kedaulatan negara,” ujarnya.

Sebagai informasi, program penambahan batalyon teritorial ini akan menjadi agenda berkelanjutan pemerintah dalam membangun sistem pertahanan yang adaptif dan merata di seluruh Indonesia. (H-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik