Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Menkopolkam Tinjau Keamanan di Papua, Soroti Stabilitas Sosial

Devi Harahap
07/11/2025 09:58
Menkopolkam Tinjau Keamanan di Papua, Soroti Stabilitas Sosial
ilustrasi.(MI/Seno)

DI tengah meningkatnya kekhawatiran soal keamanan di wilayah Papua, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah titik strategis di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (6/11).

Didampingi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal TNI (Purn) Muhammad Herindra, Djamari meninjau pembangunan Markas Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kogabwilhan III), Markas Komando Operasi TNI Habema, PT Freeport Indonesia, serta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan Timika.

Di Markas Kogabwilhan III, Djamari menekankan pentingnya kesiapan personel TNI dalam menjaga keamanan nasional, terutama di wilayah Papua yang kerap diwarnai ketegangan antara aparat dan kelompok bersenjata.

“Tugas kalian di sini adalah tugas mulia. Saya ingin sampaikan, walau saya dan Pak Kepala BIN sudah purnawirawan, kami tetap prajurit. Sumpah kami sebagai tentara tidak pernah dicabut. Artinya, semangat kami tetap sama seperti kalian yang menjaga kedaulatan bangsa di lapangan,” ujar Djamari dalam keterangannya pada Jumat (7/11).

Selain menerima paparan situasi keamanan terkini di wilayah Papua, Menko Polkam menyoroti bahwa stabilitas di Papua menjadi kunci bagi keberlangsungan pembangunan dan investasi strategis nasional.

“Keamanan harus menjadi prioritas. Tanpa keamanan, pembangunan tidak akan berjalan. Keberadaan PT Freeport punya peran besar untuk enam provinsi di Papua dan untuk bangsa ini ke depan. Tapi membangun bangsa membutuhkan kekuatan dan stabilitas yang kokoh,” tegasnya saat meninjau kantor PT Freeport Indonesia di Kuala Kencana.

Djamari juga menyinggung insiden longsor di area tambang Freeport beberapa waktu lalu yang sempat menghentikan operasional perusahaan. Ia menilai kejadian itu menjadi peringatan penting agar manajemen risiko dan keamanan di kawasan tambang diperkuat.

“Saya ingin mengingatkan agar jangan sampai terulang kasus seperti kemarin, yang membuat tambang berhenti karena ada hal yang tidak kita inginkan. Syukur alhamdulillah masalah itu sudah selesai, dan ini harus jadi pelajaran bahwa keamanan adalah faktor yang sangat penting,” katanya.

Dalam kunjungan terakhirnya di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Djamari juga meninjau pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menyukseskan program unggulan Presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menegaskan keberhasilan program ini juga berkaitan erat dengan stabilitas keamanan di Papua.

“Program makan bergizi gratis adalah bagian dari misi kemanusiaan pemerintah. Karena itu, sinergi antara lembaga sipil dan aparat keamanan penting agar pelaksanaannya berjalan lancar dan tepat sasaran,” pungkasnya. (Dev/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya