Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia memiliki target menambah perolehan kursi di DPR RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota pada Pemilu 2029. Ia menekankan pentingnya konsolidasi internal hingga tingkat akar rumput serta percepatan regenerasi kader guna merebut suara pemilih muda.
Dalam Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra), Bahlil menyatakan Golkar tidak boleh berpuas diri dengan capaian pemilu sebelumnya. Ia meminta seluruh pengurus dan kader menyiapkan langkah konkret untuk meningkatkan perolehan kursi di semua level legislatif.
“Target Partai Golkar bukan hanya mempertahankan, tapi menambah kursi baik di DPR RI, provinsi, maupun kabupaten/kota,” ujar Bahlil, Minggu (2/11).
Untuk mencapai sasaran tersebut, Bahlil menginstruksikan konsolidasi organisasi secara menyeluruh. Menurutnya, struktur partai harus diperkuat hingga ke tingkat kecamatan dan desa, termasuk revitalisasi pengurus yang tak lagi aktif.
“Konsolidasi harus berjalan sampai desa. Pengurus yang tinggal nama harus direvitalisasi. Golkar tidak bisa besar tanpa mesin yang bergerak di bawah,” kata Bahlil.
Bahlil menilai komposisi pemilih Pemilu 2029 didominasi kelompok usia 17 hingga 50 tahun, dengan porsi mencapai 73% populasi pemilih. Maka dari itu, ia mengatakan partai dituntut adaptif terhadap dinamika anak muda.
“Ke depan bukan yang besar mengalahkan yang kecil, tapi yang cepat mengalahkan yang lambat. Golkar harus kreatif, inovatif, dan memberi ruang lebih besar kepada anak muda,” katanya.
Bahlil menyebut Golkar telah memiliki tradisi regenerasi, mencontohkan kehadiran sejumlah kader muda yang kini duduk di parlemen nasional. Ia menegaskan perubahan ini harus terus diperluas agar Golkar tetap relevan di era kompetisi politik yang semakin cepat.
Dengan kombinasi target politik yang agresif, konsolidasi struktural hingga desa, serta fokus pada pemilih muda, Golkar berharap mempertahankan posisinya sebagai salah satu kekuatan politik utama di Indonesia pada Pemilu 2029. Diketahui, Musda ke-XI menghasilkan Bupati Muna Barat, La Ode Darwin sebagai Ketua DPD Golkar Sultra periode 2025 - 2030.
Sebelumnya, Musda ke-X diadakan pada tahun 2020 untuk memilih kepengurusan DPD Golkar Sultra masa bakti 2020-2025.
Kehadiran Bahlil dalam Rangkaian Musda Sultra kali ini merupakan salah satu dari rangkaian Musda tingkat provinsi di berbagai daerah yang dihadirinya sepanjang tahun 2025.
Sebelum hadir di Musda XI Sultra, Bahlil juga tercatat pernah membuka acara serupa di provinsi lain, yakni Musda ke-XI Golkar Kalimantan Timur (Kaltim) di Samarinda pada 19 Juli 2025), Musda ke-XI Golkar Sulawesi Tengah, (Sulteng) di Palu pada Agustus 2025). (E-4)
Struktur insentif politik Indonesia yang masih tersentralisasi membuat kompetisi elit nasional tetap berlanjut di level daerah.
Dalam situasi tersebut, kemunculan partai baru justru memunculkan tanda tanya besar soal tujuan pendiriannya.
Pemilih saat ini cenderung pragmatis dan lebih menghargai manfaat nyata yang dirasakan langsung daripada janji politik yang bersifat abstrak.
Hanura juga mendukung upaya pemerintah mewujudkan kesejahteraan rakyat dan keadilan sosial
Dia mengungkapkan, banyak tokoh mulai tertarik bergabung dengan PSI, termasuk ASN yang menunggu masa pensiun dan beberapa anggota DPRD dari partai lain jelang Pemilu 2029.
Kelmi Amri memasang target 60 kursi DPRD se-Riau pada pemilu mendatang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved