Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSES internet berkecepatan tinggi telah menjadi sama pentingnya dengan listrik. Sebuah teknologi inovatif muncul dari bayang-bayang lab X Alphabet. Solusi internet berbasis laser Taara merevolusi konektivitas dengan kecepatan yang membuat Starlink milik Elon Musk tampak seperti koneksi dial-up, seperti dilansir dari Paris2018, Senin (28/7).
Startup yang berbasis di California ini dianggap tidak hanya menantang status quo. Namun ia juga mendefinisikan ulang cara kita berpikir tentang menjembatani kesenjangan digital.
Sementara Starlink mengandalkan ribuan satelit yang mengorbit Bumi, Taara mengambil pendekatan yang sangat berbeda. Sistem ini menggunakan terminal berbasis darat yang disebut Lightbridge yang mengirimkan data melalui sinar laser tak terlihat antar titik tetap.
Unit-unit kompak itu kira-kira seukuran lampu lalu lintas, dapat dipasang di atap, menara, atau bahkan pohon tinggi. Metrik performanya yang mencengangkan
Teknologi laser Taara menghasilkan kecepatan data hingga 20 gigabit per detik pada jarak hingga 20 kilometer. Ini merupakan peningkatan kecepatan 10 hingga 100 kali lipat dibandingkan koneksi Starlink pada umumnya.
Hal yang lebih mengesankan lagi adalah minimnya infrastruktur yang dibutuhkan. Misalnya tanpa peluncuran roket, tanpa jaringan fiber yang ekstensif, dan instalasinya biasanya selesai dalam hitungan jam.
Mekanisme penyelarasan sinar Taara merupakan fondasi teknologinya. Karena komunikasi laser membutuhkan garis pandang yang jelas, sistem ini menggunakan sistem pelacakan canggih yang secara otomatis menyesuaikan penyelarasan sinar secara real-time.
Teknologi adaptif ini memastikan konektivitas yang andal bahkan di lingkungan yang menantang seperti Lembah Rift di Kenya, di mana kondisi atmosfer berfluktuasi secara dramatis.
Implikasi lingkungannya sama signifikannya. Dibandingkan dengan solusi konektivitas tradisional, Taara menawarkan antara lain jejak karbon yang jauh lebih rendah (tanpa peluncuran satelit); gangguan fisik minimal (tanpa penggalian parit atau pemasangan kabel); konsumsi energi yang lebih rendah selama pengoperasian; dan pengurangan limbah elektronik.
Teknologi Taara telah beroperasi di 12 negara. Salah satu implementasinya yang paling luar biasa membentang di Sungai Kongo, menghubungkan Brazzaville dan Kinshasa, dua ibu kota dengan total populasi lebih dari 17 juta jiwa. Koneksi ini mentransmisikan 700 terabyte data yang mencengangkan dengan waktu aktif 99,99%.
Hal itu telah merevolusi konektivitas antarpusat kota ini dengan biaya infrastruktur yang jauh lebih rendah. Fleksibilitas sistem Taara juga melampaui instalasi permanen. Pada acara berskala besar seperti Coachella, teknologi ini telah menyediakan dukungan jaringan seluler berkapasitas tinggi tanpa memerlukan infrastruktur sementara yang ekstensif.
Fleksibilitas ini membuka kemungkinan untuk respons bencana, fasilitas kesehatan sementara, dan inisiatif pendidikan di wilayah-wilayah yang sebelumnya kurang terlayani. (H-4)
Presiden AS Donald Trump pertimbangkan serangan udara ke Iran menyusul tindakan keras rezim terhadap pengunjuk rasa.
Elon Musk melalui SpaceX menggratiskan layanan Starlink di Iran untuk membantu demonstran menembus blackout internet di tengah kerusuhan yang menewaskan 1.800 orang.
Presiden AS Donald Trump siapkan opsi militer dan tarif 25% bagi mitra dagang Iran. Simak respons keras Teheran dan update korban demo Iran 2026.
BENCANA alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra tidak hanya merusak infrastruktur fisik, tetapi juga melumpuhkan akses komunikasi dan konektivitas digital.
Dengan pulihnya akses komunikasi, diharapkan koordinasi distribusi bantuan, pendataan korban, dan pelayanan dapur umum dapat berjalan lebih efektif.
Polri melalui Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (Div TIK) turun langsung ke lokasi bencana untuk memastikan akses komunikasi darurat dapat dipulihkan secepat mungkin.
Platform X (Twitter) mengalami gangguan global kedua dalam sepekan. Pengguna keluhkan lini masa kosong dan error 503. Simak update terbarunya.
Ashley St. Clair, ibu dari anak Elon Musk, menggugat xAI setelah chatbot Grok diduga menghasilkan citra seksual eksplisit dirinya tanpa izin.
X resmi membatasi fitur AI Grok untuk mengedit foto orang asli dengan pakaian terbuka. Langkah ini diambil usai protes keras dari Indonesia hingga Inggris.
Elon Musk melalui SpaceX menggratiskan layanan Starlink di Iran untuk membantu demonstran menembus blackout internet di tengah kerusuhan yang menewaskan 1.800 orang.
Pemerintah Indonesia memblokir sementara Grok AI milik Elon Musk karena risiko pornografi deepfake non-konsensual dan ancaman keamanan digital.
Grok AI, dengan akses data real-time ke platform X, menawarkan solusi yang tidak dimiliki AI lain. Berikut adalah panduan singkat cara memaksimalkan Grok untuk humas dan konten kreator.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved