Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
DPP Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Kemah Akbar Barisan Merah Putih pada 17–19 Juli 2025 di Lembah Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Kegiatan ini diikuti lebih dari 1.200 peserta dari 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota se-Indonesia.
Ketua pelaksana gelaran itu, Riyan Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan ini mengangkat tema Gerak Serempak Asta Cita, Wujudkan Indonesia Swasembada Pangan sebagai bentuk komitmen BM PAN dalam mendukung agenda besar nasional di bidang pangan, energi, dan kedaulatan rakyat.
“Rakernas ini bukan hanya forum konsolidasi, tetapi juga ajang kaderisasi dan penguatan ideologi perjuangan anak muda dalam membangun Indonesia,” ujar Riyan, dikutip di Jakarta, Minggu (18/7).
Riyan juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran ribuan kader BM PAN dari seluruh Indonesia. Menurutnya konsolidasi organisasi ini penting agar setelah Rakernas kader-kader BM PAN harus menyelaraskan kerja politiknya seperti yang ditirukan Ketum Zulkifli Hasan dan menteri-menteri PAN di Kabinet Merah Putih.
“Ketum Zulhas sudah memberikan contoh tentang kerja politik yang menyentuh langsung kepada masyarakat sesuai arahan Bapak Presiden, begitu juga dengan Menteri PAN lainnya, kader-kader BM PAN harus mengikuti,” lanjutnya.
Di tempat yang sama, Ketua Umum BM PAN Sigit Purnomo Said (Pasha), menekankan pentingnya peran BM PAN dalam gerakan perubahan nasional. Ia juga menyebut Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas), sebagai pahlawan pangan nasional atas komitmennya dalam memperjuangkan kedaulatan pangan Indonesia.
“Kami siap menunggu arahan dari Ketua Umum PAN. Dan sebagai simbol loyalitas dan kesiapan berjuang bersama, kami menyerahkan tongkat komando kepada beliau,” tegasnya.
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, memberikan semangat dan arahan strategis kepada seluruh kader muda. Ia menyatakan bahwa BM PAN adalah tulang punggung partai, mengingat 60% kader PAN saat ini berasal dari kalangan pemuda.
“Kita ingin PAN menjadi tiga besar partai nasional. Kalau PAN menang, insyaallah semua bisa berhasil,” ujar Zulhas.
Zulkifli Hasan juga menegaskan peran strategisnya dalam pemerintahan saat ini, di mana ia telah menerima 15 amanat presiden dalam bentuk Keppres, Inpres, dan Perpres. Di antaranya adalah sebagai Kepala Satgas Penyelesaian Sampah, Kepala Satgas Koperasi Kelurahan (Kopdes), serta terbaru, Kepala Satgas Swasembada Pangan, Air, dan Energi.
“Insya Allah, Satgas Sampah sukses dalam dua tahun. Kopdes juga akan kita tuntaskan dalam tiga tahun. Satgas Swasembada Pangan kita gerakkan dari pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan, sampai desa,” jelasnya.
Zulhas menutup sambutannya dengan pesan penuh motivasi kepada kader muda. “Saya percaya forum ini bukan sekadar kumpul, tapi bisa menghasilkan keputusan nyata yang bisa dijalankan. Jangan minder. BM PAN kini punya banyak bupati, ada yang jadi menteri, dan DPR pun banyak dari BM PAN. Semua bisa! Dulu kita bertarung, sekarang kita berkarya," pungkasnya.
Diketahui acara Rakernas dan Kemah Akbar tersebut dihadiri oleh anggota DPR RI Fraksi PAN hingga sejumlah Menteri dari PAN. (Cah/P-3)
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
PSI mengatakan keputusan soal calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto pada pilpres 2029 akan diserahkan pada presiden.
WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka merespons soal wacana mengenai pilpres 2029 yang mana Presiden Prabowo Subianto dipasangkan dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mendorong optimalisasi distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar menjangkau kelompok rentan.
Pemerintah mencatat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) semakin meluas cakupannya dengan jumlah penerima manfaat yang kini telah menembus angka 60 juta orang
Pemerintah menargetkan perluasan signifikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sasaran penerima manfaat mencapai sekitar 80 juta orang pada pertengahan 2026
Pilihan Partai NasDem untuk menggelar Rakernas 2025 di sini bukanlah kebetulan—ia adalah pernyataan sikap. Sebuah penegasan bahwa visi besar NasDem untuk mengusung restorasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved