Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, mengungkap alasan Presiden Prabowo Subianto lebih memilih menghadiri forum ekonomi di Rusia ketimbang menghadiri KTT G7 di Kanada. Menurutnya, undangan dari Pemerintah Rusia diterima lebih awal dibandingkan undangan dari KTT G7.
"Undangan dari Pemerintah Rusia untuk menghadiri St. Petersburg International Economic Forum mungkin sudah diterima sejak beberapa bulan lalu, mungkin sejak Maret atau April. Dan sudah dipersiapkan sejak lama. Presiden juga akan berpidato di sana. Jadwalnya bentrok," ujar Hasan dalam konferensi pers, hari ini.
Selain itu, pada waktu yang hampir bersamaan, Presiden Prabowo dijadwalkan menghadiri Annual Retreat di Singapura. Acara tersebut merupakan agenda tahunan dan telah dipersiapkan sejak lama.
"Dalam waktu yang juga hampir bersamaan, Presiden sudah dijadwalkan menghadiri annual retreat di Singapura. Dan dalam kunjungan ini, kemungkinan akan menghasilkan lebih dari 10 kerja sama yang sangat strategis bagi bangsa kita," bebernya.
Hasan juga menegaskan bahwa Indonesia tidak berpihak pada negara-negara blok Timur maupun blok Barat. Indonesia tetap berpegang pada prinsip politik bebas aktif.
"Spekulasi bahwa Indonesia cenderung ke salah satu blok itu tidak benar. Karena kita mendukung semuanya dan akan bergabung dalam berbagai forum atau klub dunia berdasarkan kepentingan nasional," tandasnya.(Bob/P-1)
Pemerintah Rusia menegaskan akan terus melanjutkan perang di Ukraina hingga seluruh target militernya tercapai.
Pemerintah Rusia mengecam Israel yang menyerang Iran, Jumat (13/6).
Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan negaranya tengah meningkatkan pasokan minyak dan gas kepada sejumlah mitra dekat yang dianggap dapat merekaa andalkan di berbagai kawasan dunia.
Intelijen Amerika Serikat menyebut Rusia diduga membagikan informasi kepada Iran yang berpotensi membantu menargetkan aset militer AS di kawasan Teluk.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian desak Rusia dukung hak sah Iran di tingkat internasional pasca-serangan AS dan Israel. Simak detail diplomasi Teheran dan pembelaan hukumnya di PBB
MEMASUKI tahun kelima invasi skala penuh Rusia ke Ukraina, belum ada tanda-tanda penyelesaian perang ini yang stabil.
Hari ke-1.460: Rusia gempur Kyiv & Lviv dengan 345 drone-rudal. Putin prioritaskan nuklir, sementara Hungaria ancam blokir sanksi Uni Eropa terkait aliran minyak.
Dalam wawancara terbaru, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menolak keras konsesi wilayah dan menyoroti tekanan dari Donald Trump terkait gencatan senjata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved