Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PAKAR hukum tata negara Feri Amsari, mengatakan bahwa kondisi demokrasi politik dan ekonomi Indonesia selama 27 tahun reformasi justru mengalami kemunduran dan jauh dari amanat konstitusi. Menurutnya, pemerintah gagal mentransformasi demokrasi politik sehingga berimbas pada gagalnya demokrasi ekonomi.
“Demokrasi ekonomi apa yang mau kita perjuangkan kalau apa-apa yang disebutkan di dalam undang-undang dasar tidak pernah ingin kita wujudkan,” ujar Feri dalam acara 'Sarasehan Aktivis Lintas Generasi Memperingati Reformasi 1998' bertajuk di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan pada Rabu (21/5).
Feri menilai, keberadaan ‘orang-orang Jokowi’ yang menjabat sebagai menteri bidang perekonomian di kabinet Presiden Prabowo Subianto adalah masalah besar.
“Bagi saya, letak penting yang mau atau harus dilakukan oleh Presiden Prabowo adalah mengubah dan memastikan ada demokrasi konstitusional terwujud, termasuk di dalam bidang ekonomi. Masalah besarnya adalah seluruh menteri-menteri ekonomi adalah orang Jokowi,” katanya.
Feri juga mempertanyakan apakah Prabowo bisa mengakselerasi perekonomian jika menteri-menterinya di bidang ekonomi ternyata bukan orangnya.
“Bagaimana kita mau akselerasi kalau Menteri-menteri Ekonomi adalah orang-orang Jokowi yang masuk kemudian tidak memperjuangkan gagasan-gagasan Prabowo?” tukasnya.
Maka dari itu, Feri mendorong Prabowo untuk mengganti para menteri ekonomi menjadi orang-orangnya yang memiliki kredibilitas dan profesionalitas yang tinggi tanpa dibayangi keberadaan Jokowi.
“Jadi, langkah pertama untuk akselerasi ekonomi adalah memastikan seluruh pimpinan penggerak ekonomi adalah orang-orang ekonominya Prabowo Subianto,” imbuhnya.
Feri juga menekankan pentingnya proses reshuffle atau pergantian menteri-menteri khususnya di bidang ekonomi dalam waktu dekat dan menggantinya dengan orang-orang yang lebih profesional tanpa kepentingan.
“Langkah pertama, besok pagi lakukan reshuffle para Menteri Bidang Perekonomian. Kalau tidak langsung, tanggung tiap dekade itu,” tukasnya. (Dev/M-3)
Pernyataan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Muzani menjadi sinyal bahwa Presiden Prabowo Subianto kesusahan akibat menteri-menterinya
PERNYATAAN Ahmad Muzani yang menyentil para menteri Kabinet Merah Putih dianggap signifikan. Sentilan itu terkait kinerja menteri yang kerap menjadi beban Presiden Prabowo Subianto.
PERBEDAAN sikap antara Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia terkait kebijakan diskon tarif listrik yang dibatalkan dinilai lemah
Dalam enam bulan terakhir, Hasan menyebut banyak menteri kabinet Prabowo kekurangan waktu tidur.
PRESIDEN Prabowo Subianto membantah anggapan bahwa ia dibohongi oleh para menterinya di Kabinet Merah Putih. Ia juga membantah kondisi ekonomi Indonesia hanya bagus di atas kertas.
Ini tentunya mesti diuji, baik di tingkat konsep maupun fakta sehingga kita bisa berharap semua itu menjadi nyata bagi upaya meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
EKONOMI global diproyeksikan tumbuh 3,3% menurut IMF dan ekonomi Indonesia akan mencapai 5,1%.
Sentimen global masih cukup kondusif bagi penguatan harga emas dalam jangka pendek.
Pertumbuhan penerimaan pajak tersebut, lanjutnya, berasal dari kenaikan penerimaan bruto sebesar 7%, serta penurunan signifikan restitusi hingga 23%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved