Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PAKAR hukum tata negara Feri Amsari, mengatakan bahwa kondisi demokrasi politik dan ekonomi Indonesia selama 27 tahun reformasi justru mengalami kemunduran dan jauh dari amanat konstitusi. Menurutnya, pemerintah gagal mentransformasi demokrasi politik sehingga berimbas pada gagalnya demokrasi ekonomi.
“Demokrasi ekonomi apa yang mau kita perjuangkan kalau apa-apa yang disebutkan di dalam undang-undang dasar tidak pernah ingin kita wujudkan,” ujar Feri dalam acara 'Sarasehan Aktivis Lintas Generasi Memperingati Reformasi 1998' bertajuk di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan pada Rabu (21/5).
Feri menilai, keberadaan ‘orang-orang Jokowi’ yang menjabat sebagai menteri bidang perekonomian di kabinet Presiden Prabowo Subianto adalah masalah besar.
“Bagi saya, letak penting yang mau atau harus dilakukan oleh Presiden Prabowo adalah mengubah dan memastikan ada demokrasi konstitusional terwujud, termasuk di dalam bidang ekonomi. Masalah besarnya adalah seluruh menteri-menteri ekonomi adalah orang Jokowi,” katanya.
Feri juga mempertanyakan apakah Prabowo bisa mengakselerasi perekonomian jika menteri-menterinya di bidang ekonomi ternyata bukan orangnya.
“Bagaimana kita mau akselerasi kalau Menteri-menteri Ekonomi adalah orang-orang Jokowi yang masuk kemudian tidak memperjuangkan gagasan-gagasan Prabowo?” tukasnya.
Maka dari itu, Feri mendorong Prabowo untuk mengganti para menteri ekonomi menjadi orang-orangnya yang memiliki kredibilitas dan profesionalitas yang tinggi tanpa dibayangi keberadaan Jokowi.
“Jadi, langkah pertama untuk akselerasi ekonomi adalah memastikan seluruh pimpinan penggerak ekonomi adalah orang-orang ekonominya Prabowo Subianto,” imbuhnya.
Feri juga menekankan pentingnya proses reshuffle atau pergantian menteri-menteri khususnya di bidang ekonomi dalam waktu dekat dan menggantinya dengan orang-orang yang lebih profesional tanpa kepentingan.
“Langkah pertama, besok pagi lakukan reshuffle para Menteri Bidang Perekonomian. Kalau tidak langsung, tanggung tiap dekade itu,” tukasnya. (Dev/M-3)
Lili mengatakan publik berharap pertemuan para menteri tersebut tidak sekadar menjadi forum koordinasi.
Pernyataan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Muzani menjadi sinyal bahwa Presiden Prabowo Subianto kesusahan akibat menteri-menterinya
PERNYATAAN Ahmad Muzani yang menyentil para menteri Kabinet Merah Putih dianggap signifikan. Sentilan itu terkait kinerja menteri yang kerap menjadi beban Presiden Prabowo Subianto.
PERBEDAAN sikap antara Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia terkait kebijakan diskon tarif listrik yang dibatalkan dinilai lemah
Dalam enam bulan terakhir, Hasan menyebut banyak menteri kabinet Prabowo kekurangan waktu tidur.
Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan bahwa konsumsi masyarakat saat Lebaran tahun ini lebih bersifat selektif.
Hal itu karena asumsi nilai tukar dalam APBN berada di kisaran Rp16.500 per dolar AS, sementara saat ini rupiah mendekati Rp17.000 per dolar AS.
Sebagaimana diketahui, ketergantungan Indonesia terhadap impor energi diketahui masih cukup tinggi.
Senator asal Bengkulu ini menyoroti angka inflasi tahunan per Februari 2026 yang menyentuh 4,76 persen sebagai sinyal waspada bagi ketahanan ekonomi.
Prabowo menyebut Danantara menunjukkan kinerja yang sangat kuat dalam satu tahun terakhir dengan capaian return on assets (ROA) lebih dari 300%.
Lili mengatakan publik berharap pertemuan para menteri tersebut tidak sekadar menjadi forum koordinasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved