Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menerima laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) Kapolda Kalsel Irjen Rusyanto Yudha Hermawan. Dia tengah viral gegara anaknya pamer harta di media sosial.
“Berdasarkan database kami, yang bersangkutan belum menyampaikan LHKPN-nya,” kata anggota Tim Jubir KPK Budi Prasetyo melalui keterangan tertulis, Senin (3/3).
KPK meminta Rusyanto memenuhi kewajibannya meski, terlambat. KPK terbuka jika diminta membantu mendata kepemilikan asetnya.
“KPK terbuka untuk memberikan perbantuan dalam pengisian dan pelaporan jika mengalami kendala,” ucap Budi.
Namun, dia diharap tidak mengisi LHKPN asal-asalan. Data itu wajib diisi dengan jujur.
Anak Rosyanto, Ghazyndha Aditya tengah menjadi sorotan publik karena memamerkan kekayaan. Salah satunya yakni berfoto naik pesawat jet pribadi, dan membeli barang mewah. Rosyanto juga menjadi sorotan karena merayakan ulang tahun di hotel mewah. (Can/P-3)
KPK mesih menyatakan kepatuhan penyerahan LHKPN masih tinggi.
KPK Pastikan Prabowo dan Gibran Sudah Laporkan LHKPN 2025, Ini Rinciannya
Presiden Prabowo Subianto serta 26 anggota Kabinet Merah Putih yang terdiri dari 14 menteri dan 12 wakil menteri, belum atau terlambat melaporkan harta kekayaannya.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan sebanyak 393.922 laporan telah diterima dari total 431.785 pihak wajib lapor (WL).
Sebanyak 96 ribu pejabat belum lapor LHKPN. MAKI mendesak KPK bertindak tegas dan membuka identitas pejabat yang tidak patuh demi transparansi publik.
Sampai 11 Maret 2026, baru 67,98% penyelenggara negara yang menyerahkan LHKPN, padahal batas waktu sampai 31 Maret.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved