Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DESK Pemberantasan Narkoba Polri menangkap 3.965 tersangka dalam sebulan sejak 4 November-4 Desember 2024. Selain itu, Polri juga menyita berbagai jenis barang bukti narkoba. Seperti, 1 ton 192 kg sabu atau 1.192.538 gram, pil ekstasi : 370.868 butir, ganja 1 ton 190 kg atau 1.190.249 gram, kokain 251,3 gram, tembakau gorila 1.255.4,29 gram, ketamin 190,4 gram, obat keras 2.296.409 butir, happy five 1.163.210 butir, dan hashish 132,9 kg atau 132.900 gram.
"Kami laporkan terkait dengan pokja penegakan hukum bahwa selama satu bulan ini kami telah memproses 3.608 perkara dengan mengamankan kurang lebih 3.965 tersangka," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (5/12).
"Barang bukti ini senilai Rp2,88 triliun," ujar Kapolri.
Selain itu, Kapolri menyebut pihaknya juga telah memproses tindak pidana pencucian uang (TPPU) tersangka narkoba. Khususnya terhadap pengedar besar.
"Ada lima laporan polisi yang saat ini kita proses dengan tidak pedana pencucian uang dan sampai saat ini total aset yang bisa kita amankan sekitar Rp126,84 miliar," ungkap mantan Kapolda Banten itu.
Proses pendalaman TPPU ini disebut masih terus berlangsung. Guna memastikan seluruh yang terafiliasi dengan perbuatan pencucian uang tersebut bisa ditangkap.
Sebelumnya, Kapolri melalukan rapat koordinasi (rakor) Desk Pemberantasan Narkoba di Rupatama Mabes Polri dengan Menko Polkam Budi Gunawan. Hadir pula dalam rakor Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Satryo Soemantri Brodjonegoro.
Lalu, Mensesneg RI Prasetyo Hadi, Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan RI Agus Andrianto, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, Kepala BNN Marthinus Hukom, dan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi.
Ada pula Wakapolri Komjen Ahmad Dofiri, Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada, Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho, Deputi V Polkam, Sahli Penerima Negara, Irjen TNI, Wamen Dikdasmen, Ses Menko, Kepala Bakamla Laksamana Madya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.Opsla, Wamenkom, Sekjen Kemenkes RI, dan Dirtipid Narkoba Brigjen Mukti Juharsa. (P-5)
Momentum kebangkitan Putri di awal tahun ini bertepatan dengan apresiasi yang diterimanya dari instansi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Yusril Ihza Mahendra, mengungkapkan ada wacana soal penempatan Polri di bawah naungan kementerian
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menyoroti kasus Bripda Muhammad Rio, mantan personel Satuan Brimob Polda Aceh, yang diketahui bergabung dengan pasukan tentara bayaran di Rusia
Desersi adalah tindakan meninggalkan tugas atau dinas tanpa izin pimpinan dalam jangka waktu tertentu dengan maksud untuk tidak kembali lagi.
WACANA penempatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah kementerian kembali mencuat ke ruang publik.
KPK telah menjalankan aturan pada KUHAP baru tersebut. Yakni tidak lagi menampilkan lima tersangka saat konferensi pers kasus dugaan suap pegawai pajak.
Dari tersangka, petugas berhasil menyita narkoba jenis hasis, ganja, psilosin atau jamur kering, mefedron, shabu, kokain, dan MDMA.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved