Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
NASIB malang menimpa Mawar (nama samaran), seorang ibu rumah tangga yang kehilangan uang jutaan rupiah akibat penipuan saat membeli sepeda listrik secara online.
Niatnya untuk membeli sepeda listrik demi memudahkan antar jemput anak ke sekolah berakhir dengan kerugian besar.
Kejadian berawal ketika Mawar mencari sepeda listrik melalui media sosial. Setelah beberapa waktu browsing, Mawar tertarik dengan sebuah penawaran promo harga sepeda listrik yang sangat miring dari salah satu akun toko online.
Tanpa berpikir panjang, Mawar langsung melakukan pembelian melalui chat dengan penjual. Foto barang yang dikemas dan resi pengiriman yang dikirimkan penjual semakin meyakinkan Mawar bahwa transaksi tersebut berjalan lancar.
Namun, kebahagiaan Mawar seketika sirna ketika sebuah nomor tak dikenal menghubunginya melalui WhatsApp. Orang yang mengaku sebagai petugas Bea Cukai menginformasikan bahwa sepeda listrik yang ia beli ditahan karena dianggap sebagai barang impor ilegal. Untuk itu, Mawar diminta membayar pajak sementara yang akan dikembalikan oleh distributor. "Barang kiriman Anda ditahan karena dikategorikan sebagai impor ilegal. Anda harus membayar pajak yang bersifat sementara, dan nanti akan dikembalikan oleh distributor," ujar petugas Bea Cukai gadungan tersebut. Mawar diminta mengirimkan uang melalui rekening pribadi.
Dalam kebingungannya, Mawar mencoba menghubungi penjual sepeda listrik untuk memastikan keabsahan permintaan tersebut. Penjual meyakinkan Mawar bahwa pajak tersebut memang harus dibayar dan akan dikembalikan oleh distributor. "Sudah sesuai prosedur, pajaknya akan diganti oleh distributor, jadi lebih baik dilunasi saja," kata penjual tersebut. Setelah mendapat jaminan tersebut, Mawar akhirnya memutuskan mentransfer uang yang diminta oleh petugas Bea Cukai gadungan.
Namun, setelah mentransfer uang, Mawar tidak dapat lagi menghubungi penjual maupun petugas Bea Cukai tersebut. Ia baru sadar bahwa dirinya telah menjadi korban penipuan. "Semua nomor orang-orang tersebut tidak bisa lagi saya hubungi," ujarnya dengan penuh penyesalan. Kini, Mawar hanya bisa menyesal dan berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran agar lebih berhati-hati dalam berbelanja online.
Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai Budi Prasetiyo mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Bea Cukai. Pada bulan Oktober 2024, tercatat 539 pengaduan penipuan yang mengatasnamakan Bea Cukai, dengan modus paling banyak adalah penipuan melalui online shop.
Budi menambahkan, modus penipuan ini biasanya melibatkan oknum yang menghubungi korban melalui nomor pribadi, mengaku sebagai petugas Bea Cukai, dan mengancam korban dengan sanksi hukum. Petugas Bea Cukai yang sah tidak akan menghubungi dengan nomor pribadi atau meminta pembayaran melalui rekening pribadi. Pembayaran pajak dan bea masuk hanya dapat dilakukan melalui rekening penerimaan negara dan menggunakan kode billing.

"Penipu akan menghubungi menggunakan nomor pribadi, mengaku sebagai pejabat Bea Cukai, mengancam untuk memproses ke jalur hukum, dan meminta transfer sejumlah uang ke nomor rekening pribadi. Untuk itu, masyarakat perlu waspada," tegas Budi.


Untuk menghindari penipuan, Budi menyarankan masyarakat untuk memeriksa status barang kiriman secara mandiri melalui laman resmi Bea Cukai di www.beacukai.go.id/barangkiriman. Jika ragu, masyarakat dapat menghubungi Bea Cukai melalui media sosial resmi atau mendatangi kantor Bea Cukai terdekat.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu berhati-hati dalam melakukan transaksi online, terutama yang melibatkan harga yang terlalu murah. (RO/Z-10)
PT Ofero Technology Indonesia resmi memperkenalkan Stareer 5 Lit sebagai produk flagship terbarunya.
SEPEDA listrik Espana E1 dari United Bike menarik perhatian masyarakat sebagai sepeda listrik yang tidak hanya praktis, tetapi juga modis dan andal untuk kebutuhan harian.
PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk (BIKE), distributor utama merek sepeda lokal United Bike dan Genio Bike, mencatat kinerja positif sepanjang paruh pertama 2025.
SEPEDA listrik kini bukan lagi sekadar alat transportasi, melainkan simbol dari gaya hidup ramah lingkungan, cerdas, dan efisien.
SETELAH resmi diluncurkan pada 8 Juli 2025, Galaxy 5 Lit dari Ofero Indonesia terus mencuri perhatian sebagai sepeda listrik yang tidak hanya fungsional, tetapi juga menjawab kebutuhan.
PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk (BIKE) lengkapi produk sepeda listrik yang jadi andalannya.
Bea Cukai tidak menetapkan tenggat waktu khusus bagi perusahaan importir untuk melakukan re-ekspor, selama pihak perusahaan menunjukkan itikad baik dan kooperatif.
Selama ini, sertifikasi AEO di Indonesia lebih banyak dimiliki oleh perusahaan manufaktur, sementara di sektor logistik jumlahnya masih terbatas.
DIREKTORAT Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan telah melakukan pembenahan secara menyeluruh.
Bea Cukai Atambua melakukan penindakan terhadap peredaran barang kena cukai (BKC) berupa hasil tembakau/rokok ilegal sebanyak 11 juta batang.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengapresiasi Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan yang dianggapnya telah menunjukkan perbaikan kinerja.
Peruri bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menggelar prosesi Pengiriman Perdana Pita Cukai Desain Tahun 2026 di kawasan produksi Peruri, Karawang, Jawa Barat, Rabu (10/12).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved