Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai NasDem menugaskan sejumlah nama kondang untuk maju Pilkada di wilayah Jawa Barat.
Mereka antara lain, Muhammad Farhan diutus Partai maju di Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Bandung, lalu Lucky Hakim di Pemilihan Bupati (Pilbup) Indramayu.
Ketua Bappilu NasDem Teritorial Jawa Barat Saan Mustopa menyebut ada sejumlah pertimbangan dalam memutuskan nama-nama tersebut.
Baca juga : Pilwalkot Bogor, Golkar Beri Sinyal Usung Dedie Rachim
“Track record itu penting, kedua tentu kemampuan, kapasitas ketiga loyalitas terkhusus kepada masyarakat,” kata Saan, Selasa (4/6).
Saan menambahkan, yang paling penting calon-calon kepala daerah itu punya komitmen, keberpihakan dan kemauan bekerja keras untuk membuat daerah itu maju dan masyarakatnya sejahtera.
“Itu yang kita tekankan kepada mereka semua, karena NasDem ketika mencalonkan mereka,” tegasnya.
Sebelumnya, Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai NasDem, Willy Aditya mengatakan NasDem tengah fokus mengatur strategi untuk memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Calon terbaik disaring untuk didukung dalam pesta demokrasi tersebut.
"(Sosoknya yang) konsen kepada hak-hak publik, public domain, public policy,” ucap Willy beberapa waktu lalu. (Ykb/P-5)
Peneliti BRIN Siti Zuhro, yang hadir dalam pertemuan tersebut, mengatakan pembahasan pilkada tidak langsung tidak hanya berkaitan dengan mahalnya biaya politik.
Pelaksanaan Pilkada langsung masih diwarnai berbagai praktik curang, termasuk politik uang.
Selama korupsi kepala daerah hanya dipandang sebagai kasus sporadis tanpa menyentuh akar permasalahan, praktik lancung ini akan terus berulang.
Dalam situasi tersebut, kemunculan partai baru justru memunculkan tanda tanya besar soal tujuan pendiriannya.
Pembaruan UU Pemilu merupakan mandat yang telah diberikan pimpinan DPR RI kepada Komisi II untuk dibahas secara mendalam.
DOSEN Departemen Politik dan Pemerintahan Fisipol UGM, Dr. Mada Sukmajati menilai, argumen Pilkada melalui DPRD atau Pilkada tidak langsung masih perlu didukung data ilmiah.
Calon Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengapresiasi hasil survei dua lembaga yang menempatkan dirinya dengan elektabiltias tertinggi.
Sebanyak 375 personel gabungan dari kepolisian dan pemerintah daerah dikerahkan untuk mengawal keamanaan proses pendaftaran calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar.
PASANGAN bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang Alamsyah Setyanegara Sukawijaya-Joko Santoso (Yos Jos) mendaftar ke KPU Kota Semarang, Rabu (28/8) siang ini.
830 personil dari tim gabungan akan amankan jalannya Pilkada Kota Tangerang
Lembaga survei dan konsultan politik Semart Politica merilis hasil survei elektabilitas bakal calon Wali Kota Samarinda 2024. Hasilnya, petahana Wali Kota Samarinda, Andi Harun, unggul.
David mendukung jika Rena dipasangkan dengan bakal calon Wali Kota Bogor Dedie A Rachim.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved