Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN ribu orang tumpah menjadi lautan manusia di Jakarta International Stadium (JIS) dan Gelora Bung Karno (GBK) hari ini untuk menghadiri kampanye akbar terakhir, Sabtu (10/2).
Bahkan, banyak peserta kampanye yang tidak kebagian masuk ke dalam area stadion dan hanya bisa memeriahkannya di luar stadion.
Untuk capres paslon 01, Anies Baswedan berada di JIS, sedangkan capres paslon 02, Prabowo Subianto menggelar kampanye akbar di GBK.
Baca juga : 5.111 Personel Gabungan Diturunkan Amankan Kampanye Akbar di GBK dan JIS
Kampanye akbar Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di JIS penuh sesak.
Dengan membeludaknya peserta kampanye yang datang, cawapres Cak Imin sampai menangis.
Baca juga : Polri Minta Masyarakat Tertib saat Kampanye Akbar Anies di JIS dan Prabowo di GBK
Tampak jutaan orang memadati area JIS untuk menghadiri kampanye akbar terakhir itu.
Anies Baswedan menyampaikan alasannya JIS menjadi lokasi kampanye terakhirnya.
JIS adalah stadion yang dibangung pada masa Anies Baswedan masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Baca juga : Polri Amankan Rute Kampanye Akbar Anies-Muhaimin di JIS dan Prabowo-Gibran di GBK
"Tempat ini dipilih karena merupakan mahakarya yang dibangun 100 persen oleh keringat orang-orang Indonesia, yang dilahirkan Ibu-Ibu Indonesia, yang dididik oleh pendidikan Indonesia, dan melahirkan mahakarya yang mempesona dunia," ujar Anies.
Di GBK terlihat peserta kampanye yang sangat membeludak, bahkan sampai ke trotoar jalan.
Prabowo Subianto pun kaget dengan banyaknya peserta kampanye yang datang.
Menurutnya jumlah peserta yang datang ke GBK melebihi ekspektasinya.
Baca juga : Jelang Kampanye Akbar, Polda Metro Imbau Masyarakat Jaga Kesatuan Persatuan
"Minta maaf karena prediksi yang hadir 200 ribu namun ternyata 600 ribu orang yang hadir," kata Prabowo, Sabtu (10/2).
Untuk membandingkan kapasitas dari dua stadion ini tentunya memiliki daya tampung berbeda.
GBK memiliki kapasitas 77.193 bangku penonton.
Baca juga : Dishub DKI Jakarta Imbau Gunakan Transportasi Umum ke Lokasi Kampanye Akbar di JIS dan GBK
Namun, untuk kampanye akbar ini peserta akan memasuki area lapangan penonton layaknya menyaksikan konser.
Sehingga dipasikan peserta yang hadir melebihi dari jumlah kapasitas tersebut.
Sementara itu kapasitas JIS lebih besar dari GBK, yakni 82.000 penonton.
Baca juga : Anies Baswedan: Surya Paloh Pembuka Jalan Menuju Perubahan
Tetapi saat kampanye akbar peserta akan masuk dan berada di tengah lapangan.
Maka dari itu jumlah orang yang memasuki area stadion JIS saat kampanye akbar jauh melebihi kapasitas bangku penonton. (Z-12)
Baca juga : Kampanye Anies-Muhaimin Selalu Beri Berkah untuk Para Pedagang
Bagi warga Jakarta, Gelora bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta Pusat, tak sekadar ikon olahraga yang menawarkan aneka ragam sarana olah fisik.
TREASURE, dipastikan akan kembali menyapa penggemar Indonesia lewat konser bertajuk “2025-26 TREASURE TOUR [PULSE ON] IN JAKARTA.”
Gelombang massa penggemar BLACKPINK yang akan memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) akhir pekan ini membuat aparat kepolisian bersiaga penuh
Polda Metro Jaya siapkan lokasi parkir umum dan rekayasa lalu lintas untuk konser BLACKPINK di GBK Jakarta, 1-2 November 2025. Cek detailnya di sini!
Konser BLACKPINK di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta menjadi salah satu acara musik paling ditunggu oleh para BLINK (sebutan untuk fans BLACKPINK).
Dengan mengusung tema Run, Celebrate, and Glow, keunikan ajang ini karena ajang lari ini digelar pada malam hari
Proyek JIS masih menyisakan sejumlah pekerjaan mendasar. Mulai dari akses jalan, area parkir, hingga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO)
Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kualitas rumput di Jakarta International Stadium (JIS).
Kelompok Tani Kampung Bayam Madani berjumlah 35 kepala keluarga (KK) akhirnya menandatangani kontrak untuk tinggal di Kampung Susun Bayam (KSB) di Jakarta International Stadium (JIS).
Pemprov DKI juga telah menyiapkan 30 unit bus Trans-Jakarta dengan merek Persija untuk mendukung mobilitas suporter.
Komunitas bermain yang biasa melakukan aktivitas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, mengaku dimintai biaya Rp 1,9 juta.
Persija sempat mempertimbangkan pembangunan stadion sendiri karena beberapa kali kesulitan menggelar laga kandang di Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved