Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) mempertanyakan rahasia pertahanan terkait alutsista apa yang dimaksud Prabowo Subianto tidak bisa dibuka kepada publik. Ia mengatakan semua alutsista Indonesia sudah diketahui negara-negara lain, baik itu dari sisi jumlah, jenis, dan lain sebagainya.
"Rahasia apa sih pertahanan kita? bagian apa yang perlu dirahasiakan kalau hanya alutsista?" tanya JK di Jakarta, Rabu (10/1).
JK menambahkan bahwa alutsista yang dimiliki Indonesia juga selalu dipamerkan setiap tanggal 5 Oktober, dan itu menunjukkan bahwa tidak ada rahasia terkait alutsista. Indonesia, imbuhnya, juga tidak mempunyai nuklir atau senjata-senjata hebat lain yang harus dirahasiakan di mana tempatnya.
"Kalau ada senjata rahasia yang hebat biasanya itu dirahasiakan, tapi kan kita tidak punya nuklir yang harus dirahasiakan di mana tempatnya," ucap JK.
Baca juga: Mahfud: Data Alutsista Bukan Rahasia Negara
Menurutnya, Prabowo hanya berupaya menutupi sesuatu terutama harga alutsista yang dibeli dengan harga yang tidak wajar dengan menggunakan uang rakyat.
"Rahasia itu hanya untuk menutupi harga yang tidak wajar. Selalu begitu. Kalau soal pesawat, kita punya sekian Sukhoi, sekian F16, itu bukan rahasia," tuturnya.
Baca juga: JK: Pesawat Bekas Jadi Masalah karena Harganya Terlalu Mahal
Sebelumnya, pada debat ketiga Pilpres 2024, Minggu (7/1), Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo mendesak Prabowo Subianto untuk membuka data terkait dengan pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan beberapa kebijakan lain di Kementerian Pertahanan. (Ant/Z-11)
Sebanyak 133.000 personel TNI dan 1.047 alat utama sistem senjata (alutsista) akan dikerahkan dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI di Lapangan Silang Monas
TNI menggelar gladi bersih persiapan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (3/10).
Ketiadaan buku putih berpotensi merusak kepercayaan negara lain yang selama ini dibangun melalui transparansi sektor pertahanan.
Modernisasi alutsista, mempercepat peremajaan kapal perang, kapal selam, dan sistem senjata untuk menjaga keseimbangan kekuatan di kawasan menjadi sorotan.
Fregat Merah Putih (MPF140) dibangun berdasarkan pesanan Kementerian Pertahanan RI dan diklaim sebagai salah satu dari empat fregat jenis Arrowhead 140 tercanggih
KEKUATAN militer dan pertahanan yang tangguh menjadi kunci untuk menjaga kedaulatan negara di tengah rivalitas antarnegara dan geopolitik global yang semakin tidak stabil.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
WAKIL Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) menceritakan perbedaan penanganan tsunami Aceh pada 2004 silam dengan banjir yang melanda Sumatra pada tahun ini.
Jusuf Kalla menegaskan bantuan asing ke Aceh diperbolehkan selama untuk kemanusiaan dan terkoordinasi. PMI fokus pada logistik dan kebutuhan dasar warga terdampak.
Jusuf Kalla menekankan pentingnya penanganan cepat dampak banjir, khususnya penumpukan kayu di sungai, serta mendorong pemanfaatan kayu bernilai guna untuk membantu masyarakat
KETUA Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) meminta agar permasalahan lautan kayu dari banjir Sumatra untuk segera diselesaikan. Kayu yang memiliki nilai guna dapat dimanfaatkan.
Masjid perlu terus dimakmurkan dan dimanfaatkan sebagai sarana membangun masyarakat yang religius sekaligus mandiri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved