Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON legislatif (caleg) DPR RI dari Dapil Jawa Barat IV (Kota dan Kabupaten Sukabumi), Ayep Zaki, membuktikan komitmennya membangun Sukabumi bukan cuma wacana.
Pasalnya, jauh sebelum menjadi caleg ia sudah menggelontorkan anggaran milyaran rupiah dan sejumlah program kerja. Hal tersebut disampaikan Direktur PT Azaki Reindo Manufaktur, Lalan Rojali Yusman, yang menegaskan kontribusi Ayep kepada Sukabumi dilakukan di berbagai sektor.
"Azaki Reindo Manufaktur merupakan salah satu unit usaha di bidang manufaktur di bawah binaan Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB) yang didirikan Pak Ayep Zaki," ungkap Lalan, Rabu (13/12).
Lalan juga menambahkan, Ayep Zaki selalu menanamkan nilai-nilai dalam setiap usahanya yaitu kejujuran, keikhlasan, dan amanah. Sudah banyak karya yang ditorehkan Ayep mulai dari bidang pertanian di berbagai daerah mulai dari Cianjur, Sukabumi, Kalimantan, Maluku, Lampung, bahkan hingga Keerom, Papua.
"Belum lagi di bidang UKM seperti refleksi dan pangkas rambut, termasuk industri logam ini," urai Lalan.
Dalam pandangan Lalan, Anggota Bidang Pertanian, Peternakan, dan Kemandirian Desa DPP Partai NasDem itu selalu menebarkan optimisme dan juga semangat kebersamaan dalam membangun Indonesia, terutama di Sukabumi.
Di sisi lain Ayep Zaki mengungkapkan di 80-90an sudah menggelontorkan anggaran miliaran rupiah untuk membantu UMKM di Sukabumi.
"Saat itu saya masih aktif sebagai pekerja. Tapi saya sudah mendarmabaktikan perhatian pada Sukabumi. Ketika di tempat saya bekerja harus menyalurkan program CSR, itu saya salurkan di Sukabumi," terang Ayep Zaki.
Meski kemudian tak lagi berkarya di institusi tempat dulu dirinya bekerja, tapi perhatian pada Sukabumi tak pernah lekang.
"Sebagai putra asli Sukabumi, saya punya tanggung jawab moril untuk memajukan Sukabumi di berbagai bidang. Saya sangat ingin Sukabumi maju, sejajar dengan kota-kota lain di Indonesia. Bahkan kalau perlu, Sukabumi bisa menjadi yang nomer satu. Menjadi anggota dewan adalah salah satu cara yang harus saya tempuh," pungkas Ayep Zaki. (RO/O-2)
Program Bestari besutan Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mulai tuai hasil. Dua pemuda resmi bekerja sebagai barista profesional di Arab Saudi. Simak kisahnya!
PEMERINTAH Kota Sukabumi, Jawa Barat, memiliki rumah singgah di Kelurahan Sukaraja Kecamatan Cicendo Kota Bandung untuk masyarakat yang tengah menjalani pengobatan.
Tepat satu tahun memimpin Kota Sukabumi, Ayep Zaki menorehkan sejumlah capaian yang mulai dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ayep turut mengajak generasi muda dari seluruh cabang olahraga untuk menjadikan Perssi sebagai inspirasi.
KOTA Sukabumi meraih peringkat ketiga terbaik Realisasi Belanda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 sebesar 70,08%.
Direktur Lembaga Wakaf Doa Bangsa (LWDB) Tus Wahid dalam menanggapi kiprah Ayep Zaki mengemukakan konsep Kota Sukabumi Menuju Kota Wakaf lahir dari pandangan visioner.
Program Bestari besutan Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mulai tuai hasil. Dua pemuda resmi bekerja sebagai barista profesional di Arab Saudi. Simak kisahnya!
Bisa jadi kata cemooh berasal dari kata ini; atau setidaknya memiliki nalar dan rasa yang sebangun.
Kegiatan ini menandai dimulainya Safari Ramadan Partai NasDem sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi dan silaturahmi kader dengan masyarakat.
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menghadiri acara buka puasa bersama DPP NasDem
Surya Paloh menekankan pentingnya menjaga dan memperkuat silaturahmi bagu seluruh elemen bangsa. Hal tersebut disampaikannya dalam acara Buka Puasa Bersama Partai NasDem
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved