Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Syiah Kuala dan Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN Ar raniry yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Darussalam melaksanakan kegiatan Mimbar Demokrasi, Selasa (12/12).
Baca juga: Lima Daerah di Jawa Timur Rawan Konflik saat Pilpres 2024 dan Pemilu Legislatif
Mimbar demokrasi tersebut digelar di gelanggang mahasiswa USK. Menurut Koordinator Aksi Fayes Mahazier Alfasya, kegiatan ini adalah wujud ekspresi mahasiswa yang resah dan muak dengan praktik penguasa sekarang yang sangat tidak masuk akal lagi.
“Mulai dari praktik politik dinasti dan pelanggar HAM yang tidak pernah diadili,” ujarnya lewat keterangan yang diterima, Selasa (12/12)
Dia menegaskan, aksi ini perdana dilakukan. Pasalnya aksi akan dilakukan dengan massa yang lebih besar lagi untuk mengkampanyekan sekaligus menolak keras praktik politik dinasti dan pelanggar HAM.
“Kami juga mengajak mahasiswa dan seluruh elemen masyarakat untuk terus meperjuangkan nilai nilai demokrasi yang susah payah lahir dari rehim reformasi yang akhir akhir ini di begal oleh penguasa yang hanya mementingkan kekuarga dan segelintir kelompok,” terangnya.
Baca juga: Percepat Pembangunan, Ganjar Bakal Hadirkan Internet Cepat untuk Anak Sekolah
Mimbar demokrasi ini juga dihadiri oleh tokoh perempuan dan tokoh aktivis yang tersohor di Aceh, Soraya Kamaruzzaman.
Kemudian, Syahrul Putra dari LBH Banda Aceh, Mahmuddin GERAK Aceh, Azharul Husna dari KONTRAS Aceh, dan Juga Hadir Tamu yang sangat luar biasa yaitu Ketua BEM KM Universitas Gadjah Mada (UGM) Gielbran Muhammad Noor. (P-3)
Perang tersebut terlalu menguras anggaran negara. Padahal, menurut dia, situasi internal di Amerika Serikat tidak baik-baik saja dan membutuhkan sokongan.
Delpedro Marhaen bentangkan bendera Iran di PN Jakpus, tuntut Presiden Prabowo mundur dari Board of Peace (BoP) dalam sidang putusan kasus penghasutan.
Gelombang protes pecah di penjuru Amerika Serikat usai tewasnya Ali Khamenei. Demonstran sebut kebijakan Trump sebagai bentuk tirani dan menyeret AS ke perang tanpa akhir.
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Mahasiswa diimbau untuk tetap menyampaikan aspirasi secara damai dan konstitusional, khususnya di bulan suci Ramadan.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut pidana penjara 10 bulan terhadap 21 terdakwa kasus kerusuhan demonstrasi yang terjadi pada Agustus 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved