Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Ketua Umum Angkatan Muda Kabah (AMK) Joko Purwanto mendeklarasikan Forum PPP Pendukung Prabowo-Gibran. Forum relawan ini sebagai bentuk dukungan bagi pasangan calon presiden (capres)-calon wakil presiden (cawapres) nomor urut dua, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Joko yang juga Ketua Forum PPP Pendukung Prabowo ini menjelaskan deklarasi dukungan tersebut bukan tanpa sebab. Menurut dia, dirinya beserta keluarga besar PPP merasa memiliki kedekatan emosional kepada Prabowo Subianto sejak PPP berada dalam koalisi saat Pilpres 2009 lalu.
Baca juga: Ganjar Komitmen Lanjutkan IKN, Kris Tjantra: Beliau Konsisten
"Hal itu yang kemudian menjadi motor penggerak untuk keluarga besar PPP tetap memberikan dukungan pada pasangan Prabowo-Gibran," kata Joko dalam keterangan tertulis, Minggu (10/12).
Joko menambahkan meski DPP partai berlogo Ka'bah itu secara resmi memberikan dukungan pada pasangan Ganjar-Mahfud, dirinya bersama keluarga besar PPP tetap setia mendukung dan bekerja sepenuh hati dalam upaya pemenangan Prabowo-Gibran pada pilpres mendatang.
Joko mengatakan perbedaan pendapat dalam tubuh partai politik adalah hal biasa. Kendati demikian, hal itu tidak menyurutkan semangatnya dalam mendukung Prabowo-Gibran, karena ia menilai hanya pasangan Prabowo-Gibran yang dapat meneruskan kinerja Presiden Joko Widodo.
Baca juga: Gibran Center Jawa Tengah Dibentuk
"Perbedaan dalam partai politik itu suatu hal biasa tapi yang ingin kita sampaikan adalah bagaimana aspirasi kita kepada para pemimpin bangsa di 2024 nanti mampu melanjutkan apa yang sudah dibuat oleh Presiden Joko Widodo," ungkap Joko.
Sementara itu, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Ali Masykur Musa mengapresiasi dukungan tersebut. Menurutnya, dukungan itu dapat menjadi penguat dalam upaya menjadikan pasangan Prabowo-Gibran sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2024.
"Atas nama TKN Prabowo-Gibran sebagai wakil ketua, kami menyampaikan terima kasih. Ini sebagai upaya dari kita agar Pak Prabowo dan Mas Gibran menjadi Presiden dan Wapres 2024," tutup Ali Masykur Musa.
Sebagai informasi, deklarasi Forum PPP Pendukung Prabowo-Gibran tersebut disampaikan bersama Asosiasi Lawyer Muslim Indonesia (ALMI), di salah satu resto di Mal Senayan Park, Jakarta, Jumat (8/12) petang. (RO/S-2)
TAWA anak-anak perlahan terdengar di sebuah sudut Kecamatan Kuta Blang, Bireuen. Di tengah rumah-rumah yang masih menyisakan jejak bencana. Penyuluh agama Islam adakan trauma healing
Relawan PNM kembali menyalurkan bantuan dan menguatkan korban banjir dan longsor di Aceh, terutama nasabah Mekaar yang masih berjuang memulihkan usaha.
Kemenhut melanjutkan pembersihan tumpukan kayu dan material limbah bencana di Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan sejumlah titik terdampak di Sumatra Utara
BANJIR bandang yang melanda Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh masih menyisakan derita panjang bagi para penyintas.
Agenda ini bertujuan mengukur sejauh mana kesiapan dan profesionalisme relawan dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan di lapangan.
Kemenkes melepas ratusan relawan dokter dan tenaga kesehatan bantu penanganan bencana di sejumlah wilayah di Aceh.
Hal itu diungkap Guru Besar Sosiologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Iim Halimatussadiyah. Dia menegaskan bahwa jarak adalah syarat moral dan politik bagi masyarakat sipil.
Prabowo tiba di lokasi pada pukul 10.51 WIB. Prabowo tampak menggunakan baju safari berwarna coklat muda.
Anggota Badan Pengkajian MPR-RI itu melanjutkan, Indonesia adalah negara besar yang terdiri atas beragam suku bangsa.
Setahun Pemerintahan Presiden Prabowo, masyarakat telah menikmati infrastruktur jalan yang mulus dan bagus dari kota hingga ke kampung dan desa-desa.
WWF Indonesia memuji Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang dinilai membawa semangat baru dalam tata kelola kehutanan Indonesia.
SATU tahun pemerintahan Prabowo-Gibran dinilai berjalan mulus bukan karena kinerja pemerintah yang efisien, melainkan karena lemahnya peran DPR
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved