Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
JURU bicara Tim Pemenangan Nasional (Timnas) Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Mardani Ali Sera, menyebut pelibatan pesohor atau influencer dalam kampanye politik pasangan calon merupakan hal yang penting.
Mardani mengatakan era sekarang merupakan eranya media sosial. Menurutnya, masyarakat lebih banyak memegang gadget ketimbang menonton TV.
“Begitu juga dengan pemilih. Karena itu mereka yang menguasai sosmed punya peluang besar mendapatkan suara signifikan,” terang Mardani kepada Media Indonesia, Rabu (6/12).
Baca juga : Efektivitas Kampanye tidak Sebatas dari Kunjungan Paslon
“Di dunia sosial media beda dengan di dunia nyata. Di dunia nyata harus ada gelar akademik harus ada posisi atau kedudukan. Di sosmed itu tentang kreativitas, tentang bagaimana stand out among the crowd,” tambahnya.
Baca juga : Anies Janjikan Penambahan Kuota dan Biaya Haji Terjangkau
Karena itu, Mardani menerangkan semua calon wajib memiliki tim yang terkait dengan sosmed. Mardani mengemukakan pentingnya memiliki pesohor di dalam tubuh tim kampanye. Ia percaya dengan istilah content is the king, distribution is the kingkong, dan para influencer ini adalah distributor utama konten. Karena itu penting memiliki influencer.
Tetapi, Mardani menggarisbawahi influencer harus betul-betul memiliki logika dan etika saat bertugas. Jika influencer tak memiliki kedua hal itu, Mardani menilai pesohor sama saja dengan buzzer.
“Kami Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Gus Imin) amat sangat menjaga logika dan etika sehingga influencer menjaga tidak boleh hoaks, fitnah gimmick berlebihan. Intinya kita ingin kemenangan penuh berkah,” tandasnya. (Z-8)
inDrive berupaya menjawab tantangan lonjakan permintaan penumpang di Bandung yang belum sepenuhnya diimbangi ketersediaan armada,
Kampanye #PlayMyWay dilakukan sepanjang 2025 dengan berbagai aktivitas yang merangkul berbagai pihak untuk menghadirkan pengalaman autentik.
Revisi UU Pemilu, pergeseran fokus dari sanksi pidana ke sanksi administratif yang dinilai lebih memberikan efek jera kepada peserta pemilu.
Kampanye di era digital menuntut kreativitas, komunikasi yang lebih terbuka, serta kemampuan membaca karakter pemilih.
BLP Beauty, merek kecantikan lokal yang didirikan oleh Lizzie Parra, bekerja sama dengan Du Anyam, sebuah kewirausahaan sosial yang berfokus pada pemberdayaan perempuan
WARGA Jakarta dikejutkan oleh pemandangan tidak biasa pada Jumat, (18/7). Tiga unit mobil sport supercar dengan desain visual mencolok, bersama tiga truk LED bergaya futuristik,
Masa depan persepsi politik publik sangat bergantung pada literasi media dan kesadaran kritis masyarakat.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdullah, mendukung penuh instruksi pihak Istana kepada Polri untuk menginvestigasi rangkaian teror yang menimpa sejumlah aktivis dan influencer.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi meminta pihak kepolisian segera melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap dalang di balik aksi intimidasi tersebut.
KEBEBASAN berpendapat di media sosial menjadi salah satu wujud nyata demokrasi di era digital.
Pihak dari pemerintah atau yang merasa diri bagian dan penguasa? Itulah yang harus diungkap oleh jajaran pemerintahan Prabowo Subianto. Mampukah mereka?
LPSK membuka peluang perlindungan bagi aktivis dan influencer yang diduga mengalami intimidasi dan teror usai menyampaikan kritik, termasuk teror fisik dan digital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved