Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON Presiden (Capres) Anies Baswedan menyebut Partai NasDem banyak didera masalah sejak Oktober 2022. Tepatnya setelah mendeklarasikan Anies sebagai capres.
"Ada kekuatan yang tidak menginginkan perubahan. Karena begitu bicara perubahan, ada yang (tadinya) nyaman yang mungkin akan merasa terganggu," ujar Anies saat menggelar Konsolidasi Internal Partai NasDem dan Tokoh Masyarakat Karawang, di Hotel Resinda, Karawang, Jawa Barat, Senin (4/12).
Baca juga : Anies Baswedan Serap Keluhan Pedagang Kain di Karawang
Calon presiden (capres) nomor urut 1 itu menekankan bahwa keadilan menjadi gagasan yang dibawa bersama Muhaimin Iskandar. Gagasan tersebut akan membesarkan pihak yang kecil tanpa mengecilkan yang besar.
Baca juga : Anies Ingin tidak Ada Perbedaan Sekolah Negeri, Swasta, Ponpes
"Jadi, yang besar tidak usah takut karena kita tidak akan memusuhi yang besar," tuturnya.
Oleh karena itu, Anies mengajak masyarakat untuk menentukan pemimpin yang tepat pada 14 Februari 2024. Namun, ia mengingatkan apabila masyarakat membutuhkan perubahan harus memilih Anies-Muhaimin.
"Sekarang saya mau ngajak warga Karawang, tokoh masyarakat di karawang, yuk kita emban sama-sama ikhtiar perubahan ini," pungkasnya. (Z-8)
KETUA Umum Partai NasDem, Surya Paloh, mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan momentum perayaan Tahun Baru Imlek 2026 sebagai energi baru dalam memperkokoh pluralisme.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved