Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA dinilai sedang mengalami pembajakan demokrasi oleh kekuatan kartel politik yang berakibat pada penyalahgunaan wewenang dan demokrasi untuk kepentingan kekuasaan. Staf Khusus (Stafsus) Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Romo Benny Susetyo mengatakan situasi yang dihadapi ini merupakan masalah besar agar pemerintah bersikap netral dan tidak berpihak pada salah satu kepentingan calon presiden tertentu.
"Masalah terbesar mengenai bagaimana negara ini menjaga roh demokrasi agar demokrasi itu tidak dibajak oleh kekuatan yang disebut kekuatan kartel dari politik. Karena apa, kalau kita melihat gejalanya pasca keputusan MKMK ada kesan intervensi kekuasaan itu terlalu dominan yang mengakibatkan demokrasi kita semakin terancam dan inilah yang dilihat oleh publik," ujarnya, Sabtu (11/11).
Dengan situasi tersebut maka mau tidak mau kita mendesak kehadiran alat negara birokrasi, polisi dan TNI benar-benar netral. Netralitas memang tidak bisa tumbuh dengan sendirinya tapi dibutuhkan komitmen dari penyelenggara negara untuk menunjukkan mereka memiliki kesiapsediaan untuk mengoreksi kebijakan yang hanya menguntungkan kepentingan kelompok tertentu.
Baca juga: Manuver Inkonstitusional, Pencawapresan Gibran Dinilai Cacat Legitimasi
"Dan itu yang sekarang ini bisa kita baca dengan tidak netralan. Maka kita berharap saatnya elit politik duduk bersama untuk mematuhi etika politik dan menjalankan etika kepatuhan untuk memberi jaminan pemilu ini diselenggarakan secara netral, jurdil dan adil serta tidak berpihak pada kepentingan pada satu kelompok yang harusnya tidak didukung," paparnya.
Kekuatan yang tersembunyi yang selama ini digunakan untuk mengintervensi situasi yang tidak menyenangkan akan menghadirkan pemilu dengan cacat moral. Pemilu dengan cacat moral akan sangat berbahaya dengan penyelenggaraan negara yang berpihak.
Baca juga: Pembelaan Anwar Usman Justru Merendahkan Citra dan Martabat Pribadi
"Kami berharap pada kejadian-kejadian ini harusnya segera dikoreksi kalau ada oknum yang terlibat dalam ketidaknetralan maka itu harus dipecat atau diproses hukum. Kalau tidak maka kita akan mengalami kehancuran demokrasi. Sudah saatnya penyelenggaraan negara untuk benar-benar menjalankan kepatuhan terhadap moralitas dan etika publik agar tidak menyalahgunakan kekuasaan untuk kepentingan sesaat dan itu akan merugikan masa depan bangsa," tukasnya. (Sru/Z-7)
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
Sidang pemeriksaan pendahuluan perkara tersebut digelar Kamis (4/2) dan dipimpin Ketua MK Suhartoyo, didampingi Hakim Konstitusi Daniel Yusmic P. Foekh dan M. Guntur Hamzah.
POLITIK uang atau money politics di Indonesia telah menjadi masalah sistemis yang merusak kualitas demokrasi dan mengancam integritas pemilu.
Penempatan Polri di bawah kementerian berpotensi menimbulkan masalah baru dalam sistem komando dan pengambilan keputusan.
Struktur insentif politik Indonesia yang masih tersentralisasi membuat kompetisi elit nasional tetap berlanjut di level daerah.
Dalam situasi tersebut, kemunculan partai baru justru memunculkan tanda tanya besar soal tujuan pendiriannya.
BPIP bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Indonesia (P3SI) menyelenggarakan Seminar Nasional Sejarah Pancasila
DEWAN Pimpinan Pusat Gerakan Nasionalis (DPP GAN) menggelar audiensi dengan Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Rima Agristina, beserta jajaran.
BPIP meraih predikat Informatif dengan nilai 93,35 pada Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 oleh Komisi Informasi Pusat (KIP).
DEWAN Pakar BPIP Bidang Strategi Kebijakan Luar Negeri, Darmansjah Djumala, mengatakan bencana banjir Sumatra membangkitkan naluri kemanusiaan bangsa Indonesia.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan Pancasila harus menjadi roh kehidupan bangsa dan panduan dalam bertindak, berpikir, serta bersikap.
BPIP bukan sekadar simbol pembinaan ideologi, tetapi menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Pancasila.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved