Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PETANI Tebu Bersatu (Petebu) gelar turnamen futsal se-Kabupaten/Kota Cirebon di lapangan Murdas Futsal, Desa Cikulak, Kec. Waled, Kab. Cirebon, Jawa Barat, pada Minggu (29/10).
Salah seorang pemain, Fajri mengaku senang dengan adanya turnamen ini. Sebab, ia bisa menunjukkan kemampuannya dalam futsal.
"Saya senang ikut turnamen ini, dan saya menjadi banyak teman disini. Semoga tim saya menjadi juara," kata Fajri disela-sela turnamen.
Baca juga: Naikkan Produktivitas Musim Rendeng, Kementan Latih Petani dan Penyuluh
Hal senada juga disampaikan pemain yang akrab disapa Deni. Menurutnya, turnamen ini sangat bagus untuk para penikmat olahraga terutama futsal. Disamping melatih mental juga bisa berpeluang menjadi juara dan dilirik para pelatih tim futsal lainnya. Sehingga bisa berkompetisi di turnamen yang lebih tinggi.
"Saya sangat senang, baguslah untuk generasi muda. Kami berharap bisa menjadi juara disini," ucapnya.
Baca juga: Sekolah Sukma Bangsa Jadi Penyelenggara Turnamen Futsal Pertama di Sigi
Sementara Koordinator Petebu Kabupaten/Kota Cirebon, Nanang Sulaeman menjelaskan bahwa tujuan dari turnamen ini adalah memberikan fasilitas kepada anak muda untuk mengembangkan minat dan bakat dalam olahraga, terutama dalam futsal.
Acara itu juga bertujuan untuk memupuk sportivitas, mendukung terlahirnya atlet futsal berpotensi dunia, dan memberikan kesempatan bagi pemuda untuk mengejar impian mereka dalam bidang olahraga.
"Hari ini kegiatannya turnamen Piala Ganjar Pranowo cup. Harapannya supaya mereka yang punya potensi bisa berkembang. Dihadiri ribuan pemuda, alhamdulilah antusias masyarakat di sekitar kab/kota Cirebon sangat besar," kata Nanang di lokasi.
Turnamen ini mendapatkan apresiasi dari tokoh pemuda Cirebon, Bayu Aji. Menurut dia, turnamen futsal Piala ini telah menciptakan ikatan positif di antara para peserta dan masyarakat sekitarnya.
Dia menyatakan turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebuah wadah untuk membangun kebersamaan dan semangat sportifitas.
"Menurut saya bagus untuk keberlangsungan teman-teman yang ada di daerah, karena minimnya turnamen-turnamen ini bisa dimanfaatkan buat teman-teman yang hobi, dan yang berkemampuan bisa di salurkan," ujar Bayu.
Turnamen ini menampilkan puluhan tim futsal dengan pemain inti dan cadangan yang tampil penuh semangat. Pertandingan dengan sistem gugur ini berlangsung sangat seru, dengan aksi 'jual beli' serangan yang intens dari kedua belah pihak. Setiap gol yang tercipta memicu sorakan penonton yang memadati lapangan.
Pembukaan turnamen juga dimeriahkan dengan tarian khas Cirebon, yang tidak hanya menyemarakkan acara, tetapi juga berfungsi untuk melestarikan budaya Indonesia. Suksesnya turnamen ini mencerminkan kerja keras dan komitmen Petani Tebu Bersatu (Petebu) dalam mendukung perkembangan olahraga di Cirebon. (RO/Z-7)
Aksi bersih-bersih pantai ini dilakukan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Cirebon bersama organisasi kemasyarakatan dan pelajar
Durasi perbaikan fisik sangat bergantung pada kondisi cuaca di lapangan.
PESISIR Kota Cirebon kembali dipenuhi tumpukan sampah. Kesadaran bersama diminta untuk bisa mengatasi permasalahan sampah. Tumpukan sampah terlihat di sepanjang pesisir pantai.
Status tersebut, lanjut Andi, menjadi dasar bagi seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi dinamika cuaca yang masih berpotensi ekstrem.
Perlancar aliran air saat hujan deras turun, pemasangan jaring penahan sampah dilakukan di Kota Cirebon.
Pada 2025 lalu, pemkot sudah melakukan normalisasi di 14 sungai dengan total panjang sekitar 9 km.
Bagi Hector Souto, pencapaian timnas Indonesia sebagai runner-up Piala Asia Futsal 2026 belum cukup untuk menenangkan hatinya.
Berdasarkan rilis Komite Disiplin AFC, sanksi tersebut merupakan akumulasi dari empat pelanggaran keamanan yang terjadi pada awal 2026.
TIMNAS Indonesia harus puas menjadi runner up dalam memperebutkan Piala Asia Futsal 2026. Meskipun demikian Pelatih kepala timnas futsal Indonesia Hector Souto bangga
Menurut Kensuke Takahashi, Indonesia, yang kini ditangani Hector Souto, berada dalam kondisi yang sangat siap untuk menghadapi raksasa futsal Asia, Iran, di laga final Piala Asia Futsal.
Keberhasilan melaju ke empat besar merupakan pencapaian tertinggi Indonesia sepanjang keikutsertaannya dalam 11 edisi Piala Asia Futsal sejak debut pada 2002.
Kekuatan Indonesia terlihat pada skema pressing tinggi dan set-piece, yang menjadi kunci gol-gol penting di laga sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved