Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYIDIK Polda Metro Jaya menggeledah safe house yang diduga milik Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri di Jalan Kertanegara Nomor 46, Jakarta Selatan, Kamis (26/10). Namun, rumah itu tak tercatat di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Firli.
Berdasarkan data di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Firli Bahuri, ia memiliki empat tanah beserta bangunan di Bekasi. Ia juga memiliki empat tanah dan bangunan di Bandar Lampung.
"Total data harta tanah dan bangunan Rp10.443.500.000," tulis data di LHKPN.a:
Baca juga: Polda Metro Benarkan Dua Rumah Milik Firli Bahuri Digeledah
Sementara itu, Firli juga memiliki alat transportasi dan mesin sejumlah Rp1.753.400.000. Ia tercatat memiliki motor Honda Vario tahun 2007 senilai Rp2,5 juta dan motor Yamaha N-max tahun 2016 senilai Rp15 juta.
Kemudian, mobil Toyota Innova Venturrer tahun 2019 senilai Rp292 juta; mobil Toyota Camry tahun 2021 senilai Rp593.900.000; dan mobi Toyota Lc 200 tahun 2012 senilai Rp850 juta.
Baca juga: Rumah Digeledah, KPK Justru Ungkit Sikap Kooperatif Firli
Firli juga memiliki kas dan setara kas sejumlah Rp10.667.865.633. Sehingga, total kekayaan Firli mencapai Rp22.864.765.633.
Sebelumnya, juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri mengatakan menghormati proses yang dilakukan penyidik Polda Metro Jaya. Penyidik melakukan penggeledahan terhadap kediaman Firli Bahuri terkait kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. Lembaga Antikorupsi
"KPK tentunya menghormati kegiatan tersebut sebagai bagian dari rangkaian proses hukum dan itupun sepanjang sesuai mekanisme dan ketentuan-ketentuan hukum yang berlaku," kata juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Kamis, 26 Oktober 2023.
Penggeledahan dilakukan di kediaman Firli, di Villa Galaxy, Jaka Setia, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat. Tak lama berselang, safe house yang diduga milik Firli di Jalan Kertanegara Nomor 46 juga ikut digeledah. (Z-10)
Itulah pertaruhan penegakan hukum di negeri ini. Hukum yang wajahnya penuh jelaga. Hukum yang katanya sama untuk semua tapi faktanya beda-beda tergantung siapa yang berpunya dan berkuasa.
Budi menjelaskan bahwa JPU KPK akan mencermati keterangan saksi di persidangan.
PENGACARA mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri, Ian Iskandar membantah tudingan kliennya yang disebut membocorkan operasi tangkap tangan (OTT) Harun Masiku
Novel meyakini ada maksud lain dari penyebaran informasi dari Firli meski melalui media massa. KPK didesak mengungkap kemungkinan Firli melakukan perintangan penyidikan.
MANTAN Penyidik KPK Novel Baswedan menilai keterangan saksi Rossa Purbo Bekti soal Firli Bahuri membocorkan informasi OTT kasus suap PAW penting ditindaklanjuti.
Firli membocorkan OTT saat penyelidik tengah menginterogasi sejumlah orang pada 8 Januari 2025.
KPK melakukan penelusuran penerimaan uang suap ke pejabat di Ditjen Pajak.
Dalam kasus ini, Abdul dan Edy merupakan pihak pemberi suap. Sementara itu, Dwi, Agus, dan Askop merupakan tersangka penerima suap.
Uang pemerasan dalam kasus ini merupakan hasil potongan tambahan anggaran Provinsi Riau pada 2025. Total, Pemprov Riau mendapatkan Rp177,5 miliar, dari sebelumnya Rp71,6 miliar.
Abdul Wahid meminta Rp7 miliar dari keseluruhan uang yang didapat Pemprov Riau. Permintaan uang disebut ‘jatah preman’ dan penyerahan uang disebut ‘7 batang’.
KEJAKSAAN Negeri Jakarta Timur melakukan penggeledahan di Kantor Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Timur pada Senin (10/11).
Menurut Anang, sudah ada saksi yang diperiksa penyidik terkait perkara ini. Identitas orang-orang yang sudah dimintai keterangan belum bisa dipublikasikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved