Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani menilai guyuran insentif dari pemerintah tak cukup untuk menjaga stabilitas ekonomi di tengah kebijakan suku bunga yang tinggi.
Teranyar, Presiden Joko Widodo berencana memberikan insentif untuk sektor properti nasional untuk memperkuat perekonomian di tengah ketidakpastian ekonomi global. Sementara, Bank Indonesia (BI) telah menaikkan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DDR) sebesar 25 basis poin ke level 6 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 18-19 Oktober 2023.
"Insentif saja tidak cukup untuk mendatangkan investor di sektor tertentu karena yang lebih dibutuhkan calon investor adalah perbaikan iklim usaha secara menyeluruh," ujarnya saat dihubungi Media Indonesia, Selasa (24/10).
Baca juga: Kondisi Eksternal Dorong BI Naikkan Suku Bunga
Shinta mengibaratkan pemberian insentif seperti hidangan penutup atau dessert, bukan hidangan utama atau main course yang secara esensi insentif tidak terlalu dibutuhkan oleh investor, ketimbang dengan kondisi iklim usaha yang kondusif dan kompetitif.
"Lagipula insentif pun ada thresholds atau batas, sehingga tidak bisa secara substansial menggantikan beban-beban usaha yang disebabkan oleh iklim usaha yang tidak kompetitif," terangnya.
Baca juga: Risiko Bank Tinggi jika Naikkan Suku Bunga Kredit
Menurutnya, perbaikan iklim usaha secara menyeluruh diperlukan agar mekanisme pasar atas investasi oleh pemodal di Indonesia pada sektor tertentu bisa berjalan dengan lancar.
Mekanisme pasar yang dimaksud, lanjut Shinta, seperti value added atau nilai ekonomi yang lebih bagi investor seperti kelayakan finansial, profitabilitas yang lebih tinggi, kegiatan produksi yang lebih stabil atau resilient dari disrupsi.
"Dan juga kesempatan memanfaatkan pasar yang lebih besar dibandingkan berinvestasi di negara lain," ungkapnya.
Senada, Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo Bob Azam menuturkan bagi investor yang penting ialah kepastian dalam dunia usaha dengan kondisi politik yang kondusif.
"Jangan sampai kebijakan dan situasi politik yang ada menambah ketidakpastian di sektor ekonomi," ucapnya.
Bob menambahkan dengan fluktuasi nilai tukar (kurs) rupiah dapat menjadi berkah pelaku usaha yang menjalankan kegiatan ekspor, namun dapat memukul pengusaha dengan kegiatan impor karena kenaikan harga. (Ins/Z-7)
KETUA Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Mukhamad Misbakhun meminta agar Bank Indonesia (BI) untuk menjaga nilai tukar rupiah pada angka-angka yang moderat.
RAPAT Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate tetap berada pada level 4,75 persen mempertahankan stabilitas nilai tukar rupiah
Selain faktor suku bunga, Deni menilai bahwa kondisi neraca pembayaran pemerintah juga turut memberikan tekanan.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkap pelemahan rupiah dipicu tekanan global dan domestik, dengan modal asing keluar Rp25,1 triliun pada Januari 2026.
Komisi XI DPR RI segera menyelenggarakan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) untuk calon deputi gubernur Bank Indonesia (BI).
Sejumlah ekonom memproyeksikan Bank Indonesia akan mempertahankan BI Rate di level 4,75% pada pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Januari 2026, Rabu (21/1) siang ini.
Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia menyebutkan akses terhadap infrastruktur transportasi massal menjadi pendorong kenaikan harga dan minat beli properti residensial.
Kemenangan CitraLand City CPI di level Asia Pacific Region menempatkan proyek ini sejajar dengan pengembangan properti kelas dunia dari negara-negara maju.
DAMARA Estate Jimbaran Hijau, pengembangan hunian premium oleh Greenwoods Group bekerja sama dengan Jimbaran Hijau, secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Banyan Group.
Pertama kalinya sejak 1978, rumah legendaris keluarga Banks dari serial 'The Fresh Prince of Bel-Air' resmi masuk bursa properti.
Temukan daftar 30 perusahaan properti terbesar di Indonesia berdasarkan market cap 2026. Panduan lengkap bagi investor saham dan properti.
PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) memperluas portofolio bisnisnya ke segmen hunian tapak (landed housing) melalui akuisisi 99,9% saham PKSI senilai 174,8 miliar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved