Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
SIKAP calon presiden (capres) Prabowo Subianto yang kalem dan santai nyatanya telah menjadi perhatian bagi generasi muda Indonesia. Sikap itu disebut sangat disukai oleh kelompok generasi muda.
Hal itu dikarenakan, generasi muda Indonesia sangat mendambakan sosok pemimpin yang santai dan punya jiwa selayaknya seorang pemuda. Meskipun usia Prabowo terbilang cukup senior, namun kawula muda melihatnya memiliki jiwa pemuda.
Terbukti, Prabowo jauh lebih santai dan hanya fokus dengan kinerjanya sebagai Menteri Pertahanan. Sikap tersebut diyakini dapat membawa Prabowo meraih kemenangan di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Baca juga: Demokrat Dukung Prabowo, Gerindra Minta Kader Jaga Suhu Politik
"Tipikal figur Prabowo dianggap sebagai sosok yang kalem, santai. Itu kan disukai anak-anak muda," kata Pengamat Politik Universitas Al Azhar Ujang Komarudin saat dihubungi, Minggu (17/9).
Ujang menilai, sikap tersebut menjadi salah satu faktor tingginya elektabilitas Prabowo di generasi muda Indonesia. Karena memang Milenial dan Gen Z sangat menyukai sosok pemimpin yang cair dan tidak kaku.
Baca juga: Gerindra Harap Demokrat Segera Resmikan Dukungan ke Prabowo
Bahkan, dalam survei Polling Institute periode 21-25 Agustus 2023 sebanyak 44,3 persen kalangan Gen Z berusia di bawah 21 tahun sangat mendukung Prabowo. Kemudian, kalangan Gen Z berusia 22-25 tahun sebanyak 43,3 persen yang mendukung Prabowo.
Selanjutnya, di kalangan Milenial yakni generasi muda berusia 26-40 tahun sebanyak 38,4 persen mendukung Prabowo. Jumlah dukungan yang sangat signifikan tersebut menurut Ujang sangat wajar melihat gaya kepemimpinan Prabowo yang sangat santai dan disukai kalangan muda.
"Makanya dalam survei anak muda Prabowo tinggi, karena memang Prabowo pembawaannya kalem, santuy, dan itu disukai anak muda banget," pungkasnya. (Z-7)
Pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia menuntut keterlibatan nyata lintas generasi, khususnya generasi muda.
Di tengah padatnya dunia digital, tantangan terbesar adalah menjaga agar suara tidak mengalahkan pemahaman, dan teknologi tidak mengikis empati.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, mengatakan peran generasi muda sangat dibutuhkan dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Di era Presiden Prabowo Subianto, perang melawan narkotika kini tidak lagi hanya bertumpu pada penindakan hukum, melainkan menempatkan penyelamatan generasi muda.
Penutup tahun di Braga pun menjadi simbol transisi: menoleh ke belakang untuk menghargai proses, lalu melangkah ke depan dengan optimisme menyambut 2026 dan meraih mimpi.
Kemenpora bersama FAO mendorong keterlibatan generasi muda Indonesia dalam sektor pertanian, perikanan, dan peternakan sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan nasional
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved