Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT politik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Salahudin menilai peta politik nasional tahun 2024 diprediksi condong ke arah calon presiden (capres) Prabowo Subianto. Ia melanjutkan, Menteri Pertahanan RI yang mengantongi elektabilitas tertinggi tersebut diprediksi bisa memenangkan kontestasi Pilpres 2024 mendatang.
“Peta politik nasional nampaknya berpihak pada Prabowo,” kata Salahudin.
Salahudin mengatakan selain memiliki elektabilitas tinggi, Prabowo juga diyakini sebagai capres yang didukung atau mendapatkan endorsement dari Presiden Jokowi. Dukungan maupun endorsement Presiden Jokowi memang terasa bagi peningkatan elektabilitas Prabowo pada Pilpres 2024.
Baca juga: Gerindra Nyatakan Terbuka dengan Demokrat
Berdasarkan survei yang dilakukan Surabaya Research Syndicate (SRS) periode 2 – 11 Agustus 2023, sebanyak 43,6 persen rakyat Indonesia yakin mantan Gubernur DKI Jakarta itu memberikan dukungannya kepada Menteri Pertahanan RI tersebut. Adapun endorsement Presiden Jokowi itu juga berdampak besar pada tingkat elektabilitas Prabowo jelang Pilpres 2024.
Pada survei yang sama, Prabowo berhasil menduduki peringkat teratas dengan dukungan tertinggi pada simulasi Capres 3 nama. Menteri terbaik dan andalan Presiden Jokowi itu berhasil mengantongi suara dukungan sebesar 43,7 persen, diikuti Capres PDIP, Ganjar Pranowo dengan 39,5 persen dan Anies Baswedan yang meraup 12,2 persen.
Baca juga: Kaget Ditunjuk Jadi Ketua TPN Ganjar, Arsjad Ngaku Masih Perlu Waktu Berpikir
Selain terbukti mendapatkan endorsement dari Presiden Jokowi, Prabowo juga berkomitmen untuk melanjutkan program dan juga kebijakan yang sudah dijalankan dari pemerintahan sebelumnya, termasuk hilirisasi hingga penguatan pada sektor kesehatan dengan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan pendidikan dengan Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Oleh karena itu, Salahudin mengakui Prabowo memiliki banyak keunggulan untuk menghadapi Pilpres 2024. Adanya dukungan yang nyata dari Presiden Jokowi dan elektabilitas yang tinggi diyakini bisa menjadi bekal mumpuni Ketum Gerindra itu untuk memenangkan kontestasi demokrasi mendatang.
“Prabowo adalah bakal capres yang dinilai potensial memenangkan Pilpres 2024,” ungkap Salahudin. (Z-7)
Struktur insentif politik Indonesia yang masih tersentralisasi membuat kompetisi elit nasional tetap berlanjut di level daerah.
Dalam situasi tersebut, kemunculan partai baru justru memunculkan tanda tanya besar soal tujuan pendiriannya.
Pembaruan UU Pemilu merupakan mandat yang telah diberikan pimpinan DPR RI kepada Komisi II untuk dibahas secara mendalam.
Tanpa perubahan mendasar, parlemen berpotensi semakin dikuasai kelompok bermodal besar.
Taufan menyoroti persoalan ambang batas parlemen yang menurutnya menjadi isu penting dan membutuhkan kajian panjang serta komprehensif agar dapat ditentukan metode yang paling tepat.
Perludem menilai rencana DPR membahas terpisah revisi Undang-Undang Pemilu dan Undang-Undang Pilkada kemunduran demokrasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved