Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KOORDINATOR Jaringan Damai Papua (JDP) Adriana Elisabeth menerangkan konflik kekerasan Papua kini terfokus pada Papua Pegunungan. Sumber kekerasan itu terjadi ada karena adanya konflik bersenjata.
“Nah, penyebab konflik bersenjata itu yang harus dihentikan. Misalnya, bagaimana melakukan gencatan senjata. Berarti konfliknya yang harus disetop. Siapa yang punya senjata, aparat dan KKB, mau gak melakukan itu?,” ujar Adriana kepada Media Indonesia, Kamis (31/8).
Gencatan itu, kata Adriana, yaitu menghentikan konflik dan mengatasi dampak konflik. Adriana membeberkan kunci agar konflik di Papua mereda ialah dengan menyetop penggunaan senjata antara aparat dan KKB.
Baca juga : Polisi Gandeng Ahli Selidiki soal Video Ancaman KKB Tembak Pilot Susi Air
Hal itu bisa dilakukan dengan menyepakati jeda kemanusiaan untuk menghentikan sementara penggunaan senjata dan melakukan negoisasi politik.
Baca juga : KKB Tembak Tiga Warga Sipil Hingga Tewas di Nduga. Begini Kronologinya
“Kalau bisa menghentikan perang sementara, kemudian dilanjut dengan negoisasi politik. Kalau pemerintah gak mau memberikan kemerdekaan, apa good dealnya untuk KKB. KKB juga harus mau mengerti bahwa pemerintah gak mungkin kasih kemerdekaan,” terang Adriana.
Adriana mendesak agar pemerintah mau melakukan inisiatif untuk mau melakukan genjatan senjata.
“Karena pemerintah bagian negara yang harus jaga wilayah dan mempunyai kedaulatan, pemerintah yang harus inisiatif. KKBnya juga harus mau,” paparnya.
Kekerasan di Papua diketahui tak kunjung mereda. Terkini, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) diduga telah membunuh Michelle Kurisi Ndoga yang bekerja sebagai relawan kemanusiaan.
Korban Michelle Kurisi Ndoga dibunuh KKB merupakan warga sipil dan tidak terlibat kegiatan intelijen TNI. Michelle merupakan masyarakat sipil yang ingin membantu para pengungsi di Nduga, Papua Pegunungan. (Z-8)
WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka batal berkunjung ke Yahukimo, Papua, Papua Pegunungan. Kunjungan itu dijadwalkan Rabu (14/1) atas alasan keamanan
PEMBATALAN kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Yahukimo mengungkap kembali potret kelam keamanan di Bandar Udara Nop Goliat Dekai atau Bandara Dekai, Kabupaten Yahukimo.
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, yang sedianya bertolak menuju Kabupaten Yahukimo menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU, terpaksa membatalkan rencana tersebut.
WAKIL Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka terpaksa membatalkan agenda kunjungan kerjanya ke Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Rabu (14/1/2026).
Kegiatan penindakan itu dilaksanakan secara terukur dan profesional pada Sabtu (13/12), dengan melibatkan berbagai Satuan Tugas TNI yang berada kendali Koops Habema.
kOMANDAN Satgas Media Koops Habema, Letnan Kolonel Infantri Iwan D Prihartono, mengatakan pihaknya berhasil melumpuhkan markas Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Intan Jaya.
TNI dan Pemprov Riau menyerahkan bantuan berupa perlengkapan sekolah bagi siswa-siswi sekolah dasar di Aceh Utara.
Mandat tersebut juga ditegaskan kembali dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang TNI.
Dengan posisi yang masih berupa draf, pembahasan mendalam belum dapat dilakukan, apalagi untuk menentukan sikap politik lembaga legislatif.
Satgas TNI Komando Operasi (Koops) Habema berhasil menuntaskan operasi penyelamatan 18 karyawan PT Freeport Indonesia yang terisolasi selama tiga hari di Pos Tower 270, Distrik Tembagapura
Peserta juga mendapatkan pendalaman materi teknis sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing
Aturan tersebut wajib memiliki batasan yang jelas agar tidak mencederai hak asasi manusia (HAM).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved