Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PERNYATAAN Presiden Joko Widodo yang mengarahkan untuk tidak terburu-buru membahas capres dan cawapres, serta mengutamakan kinerja dinilai kontradiksi. Sebab, sebelum-sebelumnya Jokowi dinilai ikut cawe-cawe terkait pilpres.
Pengamat politik Ujang Komarudin mengatakan bahwa pernyataan Jokowi memang sudah sering kontradiksi. "Terkait dengan cawe-cawe kan kontradiksi, dulu mengatakan cawe-cawe demi kepentingan bangsa sedangkan kemarin pidato di DPR bilang tidak cawe-cawe," kata dia kepada Media Indonesia, Selasa (29/8).
Agar tidak membingungkan rakyat, lanjut Ujang, Jokowi seharusnya tidak perlu klarifikasi terkait cawe-cawe. Sebab cawe-cawe dinilainya tidak etis dalam berpolitik. Apalagi seorang Presiden yang memiliki kekuatan sehingga bisa menimbulkan abuse of power.
Baca juga: Stafsus Presiden Unggah Jokowi Makan Siang Bersama Ganjar dan Prabowo di Pekalongan
Meski demikian, Ujang memaklumi pernyataan Jokowi yang kontradiksi sebagai sebuah kebiasaan dari politisi.
"Saya sih melihat apa yang disampaikan Pak Jokowi sering kontradiksi paradoks. Saya membacanya, ya namanya juga politisi pagi bicara A besok bicara B gitu. Itu ciri-ciri politisi secara umum begitu," terangnya.
Baca juga: Hingga Akhir Jabatannya, Jokowi belum Maksimal Tuntaskan Pelanggaran HAM Berat
Sementara itu, pengamat politik BRIN Prof Lili Romli berharap apa yang disampaikan Jokowi saat ini benar-benar diimplementasikan. Hal itu penting untung menjaga Pilpres 2024 berlangsung baik.
"Dengan mengatakan bahwa presiden bukan lurah dalam tanda petik dan ketum partai yang menentukan koalisi, kita berharap presiden betul-betul independen dalam pilpres. Fokus menjaga pemilu 2024 berjalan demokratis, jujur dan adil," ucapnya.
Prof Lili juga berharap agar Presiden tidak lagi melakukan cawe-cawe seperti sebelumnya. Semuanya harus fokus bekerja hingga habis masa jabatannya.
"Cawe-cawe yang sebelumnya dilakukan dan juga temu relawan tidak lagi terjadi. Semuanya betul-betul fokus bekerja sehingga sisa masa jabatan yang ada dioptimalkan untuk keberhasilan pembangunan," tandasnya. (Van/Z-7)
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Presiden Prabowo Subianto menuturkan dirinya tidak menaruh dendam pada Anies Baswedan, orang yang menjadi pesaingnya dalam pemilihan presiden di 2024.
Megawati kembali mengungkit soal kekalahan Ganjar Pranowo-Mahfud Md dan meyakini bahwa ada kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif
PARTISIPASI pemilih pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kota Padang tahun 2024 tercatat hanya 49 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).
KETUA PARA Syndicate Ari Nurcahyo menyebut Pilkada Serentak 2024 merupakan pertarungan antara Prabowo Subianto, Joko Widodo, dan Megawati Soekarnoputri.
Pentingnya kepedulian anak-anak muda terhadap perhelatan pilkada mendatang.
DINAMIKA politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 kian panas. Adanya pertemuan antara Joko Widodo dengan salah satu pasangan calon Pilkada Jakarta,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved