Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT Universitas Al Azhar Indonesia Politik Ujang Komarudin menyebut pertemuan Anies Baswedan dengan para ketum partai Koalisi Perubahan untuk Persatuan menandakan koalisi tersebut masih berjalan.
Meski demikian, Ujang menilai pertemuan kemarin dilandasi oleh sejumlah isu yang berdampak pada internal Koalisi Perubahan untuk Persatuan.
“Saya melihatnya dilatarbelakangi oleh berbagai macam isu,” ujar Ujang, Sabtu (26/8).
Baca juga: PKS Sampaikan Kriteria Cawapres yang Bisa Dipilih Anies
Ujang mengungkapkan isu pertama yang menjadi perhatian adalah lambannya pengumuman sosok cawapres pendamping Anies Baswedan. Dirinya menilai hal ini mengakibatkan kecurigaan bagi partai pengusungnya.
“Terutama tentu isu-isu soal belum adanya bakal cawapres dari Anies ini artinya belum mengumumkan (Cawapres) hingga detik ini membuat partai-partai di internal koalisi perubahan saling curiga,” jelasnya.
Baca juga: Anies Sebut Arahan 3 Tokoh Penting Partai Pendukungnya Sama
Selain itu, Ujang menyebut wacana duet Ganjar-Anies turut menjadi latarbelakang pertemuan kemarin. Ia mengungkapkan maraknya wacana tersebut membuat Anies harus meyakinkan para ketum dan SBY bahwa sosok cawapres telah siap.
Ujang menyebut dengan sejumlah persoalan tersebut menjadi langkah Anies untuk merapatkan barisan pengusungnya.
“Kemudian Anies yang akan dipasangkan dengan Ganjar tentu untuk menjaga soliditas dan menjaga persatuan penjaga kebersamaan di koalisi perubahan. Suka tidak suka Anies harus bertemu dan meyakinkan ketiga ketua umum partai pengusungnya untuk merapatkan barisan termasuk menemui SBY,” ungkapnya.
“Meyakinkan SBY bahwa kelihatannya bakal cawapresnya sudah siap dan mungkin menunggu waktu yang tepat untuk diumumkan,” tutupnya.
Presiden Prabowo Subianto menuturkan dirinya tidak menaruh dendam pada Anies Baswedan, orang yang menjadi pesaingnya dalam pemilihan presiden di 2024.
Megawati kembali mengungkit soal kekalahan Ganjar Pranowo-Mahfud Md dan meyakini bahwa ada kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif
PARTISIPASI pemilih pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kota Padang tahun 2024 tercatat hanya 49 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).
KETUA PARA Syndicate Ari Nurcahyo menyebut Pilkada Serentak 2024 merupakan pertarungan antara Prabowo Subianto, Joko Widodo, dan Megawati Soekarnoputri.
Pentingnya kepedulian anak-anak muda terhadap perhelatan pilkada mendatang.
DINAMIKA politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 kian panas. Adanya pertemuan antara Joko Widodo dengan salah satu pasangan calon Pilkada Jakarta,
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
Jebolnya tanggul baswedan membuat permukiman warga di sekitar Jati Padang, Pasar Minggu, mengalami banjir hingga mencapai 1 meter.
Bagaimana pula peluang dia dalam kontestasi politik nasional, utamanya di Pilpres 2029?
Presiden Prabowo Subianto menuturkan dirinya tidak menaruh dendam pada Anies Baswedan, orang yang menjadi pesaingnya dalam pemilihan presiden di 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved