Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DAYA elektoral kuat Menteri BUMN Erick Thohir sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) terbukti lesatkan elektabilitas Calon Presiden (Capres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Ketua Umum (Ketum) PSSI tersebut mampu menguatkan tingkat elektabilitas Capres pada kontestasi demokrasi mendatang.
“Erick Thohir potensial menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) karena mempunyai kekuatan elektoral yang mampu mendongkrak naik capres untuk memenangkan Pilpres 2024,” kata Pengamat Politik Universitas Djuanda, Gotfridus Goris Seran, dalam keterangannya, Senin (7/8).
Baca juga : Gagal Bayar Utang, Erick Usulkan Opsi PKPU Waskita Karya
Elektabilitas tinggi Erick Thohir dinilai akan memberikan dampak yang signifikan kepada Capres yang akan berpasangan pada pesta demokrasi lima tahunan mendatang. Seperti dilansir dari data survei terbaru yang dikeluarkan oleh lembaga survei Indikator Politik Indonesia, Eks Presiden Inter Milan ini berhasil menempati peringkat teratas.
Dari simulasi lima nama Cawapres, Erick Thohir terbukti unggul dari nama-nama seperti Ridwan Kamil hingga Sandiaga Uno. Anggota Kehormatan Banser NU tersebut mendapatkan raihan suara sebesar 22,9 persen.
Baca juga : Erick Jamin Proyek Waskita Tetap Berjalan Meski PMN Dibatalkan
Kemudian, Ridwan Kamil yang hanya mendapatkan suara sebesar 20,1 persen, dan Sandiaga Uno yang hanya meraup dukungan sebesar 17,5 persen. Tak hanya itu, dari simulasi pasangan Capres-Cawapres pada Pilpres 2024, jika Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berpasangan dengan Erick Thohir, daya elektoral pasangan tersebut tidak akan terkalahkan oleh kandidat calon pasangan yang lain.
Seperti dari data yang disajikan Indikator Politik Indonesia, jika Prabowo Subianto berpasangan dengan Erick Thohir, pasangan itu akan mendapatkan dukungan suara sebesar 35,7 persen.
Adapun peringkat kedua ditempati oleh pasangan Ganjar Pranowo-Sandiaga Uno dengan elektabilitas 35,1 persen, dan posisi ketiga, pasangan Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono yang hanya mengumpulkan suara sebesar 21,4 persen.
Melihat hal itu, Goris meyakini Erick Thohir adalah sosok Cawapres paripurna bagi siapapun yang akan berpasangan dengannya pada Pemilu 2024 mendatang. Menurutnya setidaknya ada tiga faktor kunci tingkat elektabilitas Erick thohir selalu tinggi.
“Tiga faktor penting, yaitu adanya basis dukungan yang sifatnya mengakar dan lintas basis, kedua dimilikinya kapabilitas kepemimpinan dan hadirnya dukungan politik dari incumbent (faktor Jokowi),” pungkasnya. (Z-5)
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pembatalan keputusan ini menegaskan komitmen KPU sebagai lembaga publik yang terbuka dan inklusif,
KEPUTUSAN KPU RI menutup 16 dokumen pencalonan capres-cawapres memunculkan pertanyaan serius tentang siapa dan apa yang hendak dilindungi penyelenggara pemilu tersebut.
ANGGOTA Komisi II DPR RI dari Fraksi PKS, Mardani Ali Sera mengapresiasi putusan MK yang menghapus ambang batas presiden (presidential threshold)
MAJELIS hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta akan membacakan putusan soal gugatan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Kamis (10/10)
Presiden Prabowo Subianto menuturkan dirinya tidak menaruh dendam pada Anies Baswedan, orang yang menjadi pesaingnya dalam pemilihan presiden di 2024.
Megawati kembali mengungkit soal kekalahan Ganjar Pranowo-Mahfud Md dan meyakini bahwa ada kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif
PARTISIPASI pemilih pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kota Padang tahun 2024 tercatat hanya 49 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).
KETUA PARA Syndicate Ari Nurcahyo menyebut Pilkada Serentak 2024 merupakan pertarungan antara Prabowo Subianto, Joko Widodo, dan Megawati Soekarnoputri.
Pentingnya kepedulian anak-anak muda terhadap perhelatan pilkada mendatang.
DINAMIKA politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 kian panas. Adanya pertemuan antara Joko Widodo dengan salah satu pasangan calon Pilkada Jakarta,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved