Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Eksekutif Survei and Polling Indonesia (SPIN) Igor Dirgantara menyebut Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sangat disukai oleh kaum milenial. Hal tersebut menguntungkan posisi Prabowo sebagai sosok calon presiden (capres) dengan daya elektoral kuat.
"Dapat dukungan anak muda pastinya (elektoral) meningkat,” kata Igor dalam keterangannya, Senin (10/7).
Dukungan pemilih muda dinilai memberikan imbas positif besar bagi elektoral Prabowo Subianto. Terlebih Menteri Pertahanan tersebut memiliki 60 persen pemilih loyal dan ditambah dengan dukungan milenial.
Baca juga : Jokowi Condong ke Prabowo, Elektabilitas Ganjar bakal Tergerus
“Prabowo itu punya pemilih loyal, 60 persen pemilih Gerindra itu pasti pemilih Prabowo juga, itu gak akan pecah itu," sambungnya.
Baca juga : Pengamat Nilai Masuk Akal Jika Jokowi Dukung Prabowo
Igor juga memandang kedua faktor tersebut akan sangat mempengaruhi kemenangan Prabowo Subianto di Pilpres 2024 nanti. Dikarenakan, kedua faktor itu menjadi penyumbang suara terbanyak di Pemilihan Umum (Pemilu) nanti.
"Nah sekarang Prabowo itu hanya tinggal meningkatkan akseptabilitasnya terhadap pemilih baru, seperti millennial, dan gen z. Lalu meningkatkan basisnya juga di wilayah Jawa," tambah Igor.
Karenanya dia meyakini, karakteristik Prabowo Subianto yang lebih tenang akan membuahkan dampak positif di Pilpres 2024 nanti. Dia pun yakin Prabowo Subianto akan sukses menang telak atas dua kandidat capres lainnya.
"Prabowo potensinya pasti menang berdasarkan survei itu pasti menang," pungkasnya.
Merujuk pada hasil survei Indikator Politik Indonesia periode 26-30 Mei 2023, Prabowo Subianto mendapat tingkat elektabilitas tertinggi dengan 38,0 persen. sedangkan Ganjar Pranowo 34,2 persen dan Anies Baswedan 18,9 persen.
Sementara, survei Political Weather Station (PWS) pada 10-18 Juni 2023, menunjukkan raihan positif juga bagi Prabowo Subianto dengan angka 40,5 persen. Mengikuti Ganjar Pranowo 33,4 persen dan Anies Baswedan 20,8 persen. (Z-8)
GEJALA otokratisasi menguat dalam dekade terakhir seiring dengan kecenderungan pemusatan kuasa dan atribusi berlebihan pada figur pemimpin
Masyarakat berharap pelaku tipikor dihukum berat. Sayangnya, sanksi hukum bagi pelaku tipikor acap mengecewakan publik.
HARI ini perang Hamas-Israel mendominasi pemberitaan politik global. Bukan hanya elite politik di semua negara, warga awam global pun ikut membicarakannya.
"Jadi selama jalan tol itu ada maka keuntungan yang didapat di jalan tol juga diterima oleh pemilik tanah,"
PT Pertamina (Persero) membantah sekaligus menegaskan bahwa truk yang direkam warga membawa baliho pasangan bakal calon presiden-wakil presiden bukan milik mereka.
ANIES Baswedang menyebut, tingginya angka pengangguran dan kian lebarnya ketimpangan masyarakat Indonesia merupakan pekerjaan rumah yang harus segera ditangani.
PASAL mengenai persyaratan calon Presiden dan calon Wakil Presiden dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu atau UU Pemilu kembali digugat ke MK agar bebas dari nepotisme
UU Pemilu digugat meminta keluarga Presiden dan/atau Wakil Presiden yang sedang menjabat dilarang mencalonkan diri sebagai capres dan cawapres
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU membatalkan Peraturan KPU membatalkan penetapan dokumen persyaratan capres dan cawapres sebagai informasi publik yang dikecualikan KPU.
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved