Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH gebrakan yang dilakukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo selama dua tahun memimpin Korps Bhayangkara patut diapresiasi.
Pasalnya, slogan Presisi alias Prediktif, Responsibilitas, Transparansi dan Berkeadilan, berhasil menyerap aspirasi, masukan, saran, kritikan dan keluhan masyarakat.
Demikian disampaikan Sekjen PP Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) M Thobahul Aftoni pada momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Bhayangkara yang diperingati setiap 1 Juli, melalui keterangan tertulisnya, hari ini.
Baca juga: HUT Ke-77 Bhayangkara, 1.294 personel Polri dan Polda Metro Naik Pangkat
"Polri merupakan lembaga penegak hukum yang berperan penting dalam memelihara stabilitas politik, menjaga keamanan, menjaga ketertiban umum, serta sebagai pelayan dan pengayom masyarakat," kata Ketua Bidang Pemuda dan Mahasiswa DPP PPP ini.
Toni, biasa ia disapa, menyampaikan sejumlah gebrakan Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo dimulai dari pembenahan di tubuh internal Polri dan mengubah pola pelayanan institusi Polri yang menyesuaikan perubahan zaman.
Pertama, Polri melakukan terobosan pelayanan publik yakni pengurusan SIM dan STNK secara online.
"Dengan sistem tersebut, pelayanan jadi mudah diakses masyarakat dan diselesaikan lebih cepat dengan mengandalkan pemanfaatan teknologi dibandingkan dengan sistem sebelumnya yang serba manual," ujarnya.
Kedua, sistem penilangan elektronik (electronic traffic law enfercement/ETLE). Diberlakukannya sistem ini setidaknya bisa memutus mata rantai tilang damai di jalanan.
Selain itu, sistem ini efektif mengurangi kemacetan di tengah semakin padatnya lalu lintas di kota-kota besar.
Baca juga: 22 Perwira Tingg Polri Terima Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara, Ini Daftarnya
Ketiga, aplikasi Pengaduan Masyarakat (Dumas) Presisi. Sistem ini mewujudkan transparansi dan penanganan keluhan masyarakat secara luas sehingga masyarakat dengan cepat menyampaikan pengaduan secara online tanpa harus datang ke kantor atau tatap muka.
Keempat, polisi virtual (virtual police), untuk menertibkan maraknya penyebaran konten hoaks dan unsur SARA pada berbagai platfom media sosial menjelang tahun politik 2024.
Toni menilai dari berbagai gebrakan program itu pada penghujung 2021 institusi Polri mampu meningkatkan kepercayaan publik yaitu 80,2%.
"Meski pada penghujung 2022 indeks kepercayaan masyarakat merosot di angka 53% karena berbagai persoalan internal anggota Polri, indeks kepercayaan publik pada Polri kembali meningkat pada April 2023 yaitu 73,2% berdasarkan hasil Survei Indikator Politik Indonesia," terangnya.
Itu bisa dicapai antara lain lain karena kemampuan Polri mengungkap beberapa kasus besar seperti pemberantasan perjudian konvensional dan online, narkoba, dan memaksimalkan kinerja Satuan Tugas (Satgas) Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
"Hingga Juni 2023 misalnya, Polri berhasil meringkus 494 pelaku TPPO dan menyelamatkan 1.553 korban TPPO di seluruh Indonesia," tutup Toni. (RO/S-2)
DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Riau menunjukkan soliditas organisasi dengan sukses menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) IX,
Ketua Umum PPP Mardiono melakukan silaturahmi ke kediaman Din Syamsuddin
Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono mengajak Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) ikut mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam upaya memperkuat kemandirian ekonomi
Muhamad Mardiono mengatakan ada orang baik yang memfasilitasi rekonsiliasi PPP antara kubunya dengan kubu Agus Suparmanto.
Lebih lanjut Supratman menjelaskan bahwa Presiden Prabowo selalu mengatakan partai politik harus menyelesaikan masalahnya sendiri bila memiliki persoalan.
Supratman mengatakan, pemerintah menyerahkan PPP untuk mengurus organisasinya saat ini. Pemerintah menegaskan tidak mau ikut campur.
Pengamat Sebut Polri Perlu Fokus pada Penguatan Reformasi Internal
Menurut Sigit, di Aceh Tamiang sendiri ada 38 sekolah yang dilakukan pembersihan.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta anggota Polri tidak baper dan merespons cepat aduan masyarakat agar stigma no viral no justice tidak berulang.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permohonan maaf karena kinerja Polri dinilai masih jauh dari kesempurnaan dalam Rilis Akhir Tahun 2025.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Markas Besar Polri tidak memberikan izin penyelenggaraan pesta kembang api pada malam pergantian Tahun Baru 2026.
Menurutnya, pengabdian Banser tidak hanya berhenti pada aspek keamanan, tetapi juga kemanusiaan, solidaritas sosial, dan pelayanan publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved