Headline

Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.

Kepala BPS RI Memimpin Governing Board International Comparison Program Untuk Tiga Tahun ke Depan

Cahya Mulyana
02/3/2026 22:58
  Kepala BPS RI Memimpin Governing Board International Comparison Program Untuk Tiga Tahun ke Depan
Slide yang menampilkan profil Amalia Widyasanti.(dok.istimewa)

PADA hari pertama rangkaian kerja dalam rangka menghadiri rangkaian Sidang Tahunan Komisi Statistik PBB (The 57th United Nations Statistical Commission/UNSC), pada Minggu (1/3) siang waktu New York (Minggu dini hari waktu Jakarta), Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, ditetapkan sebagai chair dari Governing Board International Comparison Program (ICP).

ICP adalah program kolaborasi lebih dari 170 negara yang telah berlangsung lebih dari 60 tahun dan dikelola oleh World Bank yang bertujuan untuk menghasilkan suatu ukuran ekonomi standar untuk membandingkan ukuran ekonomi dan tingkat harga antarnegara seluruh dunia, salah satunya yang paling terkenal adalah Purchasing Power Parity/PPP (Paritas Daya Beli).

Sementara Governing Board (GB) adalah badan tertinggi dalam program ini yang bertugas mengawasi, memberikan arahan strategis, dan pengambil keputusan utama dalam ICP guna memastikan program berjalan sesuai mandat dan standar internasional, serta menjaga akuntabilitas dari indikator yang dihasilkan.

Untuk masa kerja tiga tahun ke depan, Governing Board ICP akan dipimpin bersama antara BPS dengan IBGE (Kantor Statistik Nasional Brasil) dan beranggotakan 9 negara lainnya (Belarus, Kanada, Italia, Jordania, Mongolia, Trinidad dan Tobago, Tunisia, Afrika Selatan, dan Kepulauan Pasifik) serta lima organisasi internasional (World Bank, IMF, UNSD, African Development Bank, dan Asian Development Bank).

Dalam sambutan pertamanya sebagai Co-Chair GB ICP, Amalia menyuarakan agar indikator global yang dihasilkan ICP tidak hanya kuat dari sisi metodologi tetapi juga mengakomodasi kekhasan ekonomi dari tiap-tiap kawasan, terutama pada negara-negara berkembang agar keterbandingan dan kemajuan ekonomi antarnegara semakin setara. Indonesia akan bersama-sama dengan Brasil dalam kepemimpinan Governing Board ICP ini. Dalam sambutannya, Amalia juga menyampaikan optimisme bahwa kepemimpinan Indonesia-Brasil dalam GB akan berjalan dengan baik, karena berkaca pada kolaborasi BPS dengan IBGE Brasil selama ini yang bahkan sudah diformalkan dalam naskah kerja sama yang ditandatangani di hadapan kedua kepala negara pada Oktober tahun lalu di Jakarta.

Melalui pernyataan tertulis, Amalia menyampaikan bahwa kepercayaan komunitas statistik internasional kepada BPS semakin kuat dengan penunjukan sebagai Co-Chair dalam program penting dan strategis seperti ICP ini. “Kepercayaan ini sekali lagi membuktikan bahwa, metodologi yang digunakan BPS tidak hanya sejalan dengan standar dunia, tetapi juga kita dinilai mampu untuk memberikan arahan dan pengawasan terhadap standar-standar global tersebut.”

Bagi BPS, kepemimpinan Kepala BPS RI dalam GB ICP menambah panjang daftar kontribusi dan peran BPS di komunitas kantor statistik nasional sedunia yang sejalan dengan visi BPS untuk terus tumbuh menjadi lembaga statistik modern dan berkelas dunia. (Cah/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya