Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Seniman Yogyakarta Sri Krishna Encik menilai, Indonesia butuh pemimpin yang inklusif serta merangkul semua pihak seperti Presiden pertama RI, Soekarno.
Dalam tayangan siniar Bung Karno Series 2023, Sabtu (10/6/2023), seniman yang kerap disapa Encik itu menilai pemimpin Indonesia ke depan harus benar-benar adil dan mampu merangkul semua elemen masyarakat serta membawa perubahan yang positif.
"Bayangin, kita itu berbagai macam suku bangsa, tapi bisa bersatu dengan ide konsep beliau (Soekarno) luar biasa. Beliau ini melayani, melayani bangsa ini,” tutur pria kelahiran Wonogiri ini.
Pemimpin, bagi Encik, harus memiliki prinsip yang kuat. Di mana keberanian adalah salah satu prinsip kunci dalam berbuat dan meraih sesuatu, terutama kontribusi untuk kepentingan bangsa dan negara.
"Hidup itu harus berani. Kalau hidup tidak berani ya tidak usah hidup, Gitu lho, jangan takut," ujarnya.
Sosok pemimpin, menurut Encik, harus berani dan bisa mengabdi, di mana mengabdi merupakan cerminan dari melayani bangsa dan negara. Mengabdi berarti juga melanjutkan daripada apa yang sudah menjadi gagasan besar para pemimpin sebelumnya dan terbukti sukses.
"Pemimpin itu seharusnya kan, yang bisa mengabdi. Orang yang bisa mengabdi kepada bangsa ini, yang kedua mampu dan mau melanjutkan pemerintahan yang sebelumnya," kata seniman yang pernah menimba ilmu di Fakultas Hukum UGM itu.
Encik menambahkan, pemimpin Indonesia ke depan juga sebaiknya memiliki kontinuitas dengan visi jangka panjang Bung Karno. "Bukan mengganti, kalau mengganti itu saya enggak suka. Artinya kan mengganti sistem yang baru. Tapi melanjutkan apa yang sudah diprogramkan, karena biar berkesinambungan," terangnya.
Dalam siniar yang dipandu Aris Setiawan Yodi dan Dyka Sardjoe itu, Encik menambahkan, kemandekan dalam membangun Indonesia bisa saja terjadi ketika para pemimpin sebelumnya yang memiliki gagasan yang besar dan visioner saat susah payah negara ini dibangun tetapi tidak ada kesinambungan.
Oleh karena itu, lanjut Encik, menjadi seorang pemimpin bukan berarti asal memiliki konsep sendiri dalam menjalankan pemerintahan. Hal ini khususnya ditekankan pada program yang sudah berjalan dan terbukti memberikan dampak kepada masyarakat luas. Prinsip ini menjadi kunci pembangunan berkelanjutan.
"Kalau pemimpin tidak mau mengabdi dan tidak mau melanjutkan apa yang sudah ada ya kelamaan dong, tidak jalan nanti," selorohnya. (X-7)
PERKUMPULAN untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mengajak masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan wacana pilkada melalui DPRD yang didorong oleh elite politik.
Kemampuan mendengarkan merupakan tantangan terberat yang harus dihadapi seorang pemimpin, terutama dalam proses komunikasi yang efektif.
REKTOR Universitas Harkat Negeri, Sudirman Said menekankan pemimpin Indonesia seharusnya juga seorang pendidik.
Di tengah kompleksitas tantangan bangsa, kolaborasi menjadi kunci utama dalam membangun pemerintahan yang modern.
Formula intentional leadership mencakup nilai, tujuan, dan disiplin yang menjadi fondasi kepemimpinan berkelanjutan.
Salah satu tokoh yang menekankan pentingnya sikap keterbukaan umat Islam terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dari Barat ialah Buya Hamka.
Kerja keras membangun berbagai infrastruktur fisik selama dua periode, yang dilakukan pemerintahan Joko Widodo tampaknya harus menemui ujung yang kurang baik.
Semoga negeri ini dikaruniai pemimpin yang berakhlak, jangan seperti Netanyahu atau elite-elite itu, yang tidak tahu malu.
Supaya anak-anak bangsa tidak mudah terpengaruh terhadap budaya globalisasi yang berpotensi mengancam kehidupan masyarakat Indonesia.
SEBANYAK 34 anak muda yang merupakan perwakilan dari 11 provinsi di Indonesia terpilih menjadi Sandination Youth Ambassador (SYA) dalam Graduation dan Kick Off Sandination Youth Ambassador,
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir sepakat untuk mendorong hadirnya kepimpinan yang bermoral pada Pemilu 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved