Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi VIII DPR RI Yan Permenas Mandenas, menekankan pentingnya pendidikan keagamaan dewasa ini.
Hal ini ditekankan Yan Permenas Mandenas sebagai narasumber dalam kegiatan Pemantauan dan Pendampingan Program Pendidikan Islam Tahun 2023 yang diselenggarakan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua di Hotel Horison Kota Jayapura, Papua.
“Ini salah satu momen yang baik bagi saya hadir di kegiatan ini untuk menyampaikan pokok kebijakan secara garis besar dalam mendorong pendidikan agama, termasuk yayasan keagamaan menjadi garda terdepan pendidikan,” kata Yan Permenas Mandenas.
Baca juga : SDG Kerja Bakti Bangun Gedung Organisasi Keagamaan di Pangalengan
Anggota DPR RI Dapil Papua itu menekankan pentingnya program pendidikan keagamaan sebagai ujung tombak mencerdaskan anak bangsa. Supaya anak-anak bangsa tidak mudah terpengaruh terhadap budaya globalisasi yang berpotensi mengancam kehidupan masyarakat Indonesia.
Pentingnya pendidikan keagamaan juga tidak lepas dari peran penting tenaga pendidik dan para guru.
Baca juga : Pangdam Brawijaya Sambut Program Distribusi Al Quran dan Air Bersih BWA
“Para guru di sekolah yayasan agama tidak hanya mengasah kemampuan akademik peserta didik, tapi juga melatih mental dan wawasan kebangsaannya,” ungkap Yan Permenas.
Dikarenakan tujuan akhir dari hal tersebut ialah melahirkan pemimpin bangsa yang cerdas, bukan hanya pada kemampuan akademis, tapi juga memiliki wawasan yang luas, memiliki moralitas yang baik, serta memiliki etika yang merupakan budaya masyarakat Indonesia yang sudah ditanamkan dari waktu ke waktu.
"Kita merupakan masyarakat yang berbudaya, masyarakat yang punya moral, sehingga kita bisa bangun bangsa dengan penuh kebersamaan, saling menghargai satu dengan yang lain sehingga toleransi yang telah berjalan selama ini terus dapat kita jaga dan tumbuh kembangkan,” jelasnya.
Pasalnya menurut Mandenas dengan perkembangan zaman, terdapat ancaman budaya luar yang dapat mempengaruhi budaya masyarakat di Indonesia.
“Oleh sebab itu, jikalau pendidikan keagamaan tidak dikedepankan, maka dikhawatirkan nilai-nilai kebudayaan bangsa Indonesia juga dapat ikut tergerus.
Pendidikan agama tambah Mandenas akan memupuk masyarakat Indonesia dari sisi kehidupan sosial budaya yang sudah ada sejak lama. Dengan demikian, menurutnya, hal inilah yang penting untuk terus harus diperhatikan. (Z-5)
WAKIL Menteri Agama Romo Muhammad Syafii menyatakan bahwa Kementerian Agama (Kemenag) sudah tidak lagi mengurus haji dan akan lebih fokus pada layanan keagamaan serta pendidikan agama.
Akidah Kuat Sejak Dini? Ini Rahasianya! Tanamkan akidah sejak dini! Tips praktis membentuk pondasi iman kuat pada anak. Mulai sekarang untuk generasi berakhlak mulia! Klik di sini!
MK berpandangan pendidikan nasional harus dilaksanakan secara demokratis dan berkeadilan sembari tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia, nilai keagamaan, kultural, kemajemukan bangsa.
Menag Nasaruddin Umar bertemu dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti membahas percepatan proses pendidikan profesi guru.
Kemenag sedang menyusun Rancangan Peraturan Menteri Agama (RPMA) tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan Agama di Sekolah yang saat ini tengah dalam tahap harmonisasi.
PENDIDIKAN keagamaan dinilai sama-sama dibutuhkan untuk anak usia dini
KPK didesak mengusut tuntas aliran dana dugaan korupsi kuota haji Kemenag 2023–2024 yang diperkirakan merugikan negara hingga Rp1 triliun.
Angka ini melampaui target yang ditetapkan Bappenas, yaitu 1,3 juta pegawai.
Kemenag telah menerbitkan petunjuk teknis (juknis) PMBM sebagai acuan pelaksanaan seleksi di seluruh madrasah.
Sebanyak 1.636 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji mengikuti diklat PPIH di Asrama Haji Pondok Gede. Pelatihan meliputi baris-berbaris, pelayanan jemaah, hingga bahasa Arab intensif.
Sebelumnya, pada 9 Agustus 2025, KPK mengumumkan mulai melakukan penyidikan kasus kuota haji.
Meski begitu, Melissa berharap semua hak kliennya dipenuhi, meski sudah menjadi tersangka. Salah satunya yaitu menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved