Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BERKOALISI dengan Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bukanlah pilihan yang mudah bagi NasDem. Pilihan NasDem berkoalisi dengan PKS dan Demokrat bertujuan merawat demokrasi yang kini tengah tumbuh di Indonesia.
Itu disampaikan Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali dalam Milad Ke-21 PKS di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (20/5). Selain itu, dia memaparkan bahwa pilihan yang diambil oleh NasDem selaras dengan tekad yang dimiliki oleh bakal calon presiden usungan koalisi NasDem, PKS, dan Demokrat, yakni Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan.
"Bahwa kalau kita ingin sampai di puncak, jangan pernah memilih jalan yang rata dan datar karena pasti kita tidak akan pernah sampai di puncak," ujar Ahmad Ali. Untuk memilih jalan yang mendaki walaupun terjal. Jalan terjal, kata dia, apabila diperjuangkan, akan mengantarkan ke puncak kekuasaan yang diinginkan. "Kalau itu kita perjuangkan, insya Allah kita akan sampai pada puncak. Puncak kekuasaan yang sedang kita perjuangkan," tuturnya.
Baca juga: Try Sutrisno Ingatkan Jangan Ada Intervensi dan Cawe-Cawe
Sebagai informasi, Partai NasDem merupakan partai yang tergabung dalam koalisi pemerintah pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Di sisi lain, menjelang Pemilu 2024, NasDem bergabung dengan Koalisi Perubahan untuk Persatuan bersama Demokrat dan PKS. Partai Demokrat dan PKS merupakan partai oposisi dan berada di luar koalisi pemerintah.
Berdasarkan pantauan, bakal calon presiden usungan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan dan mantan Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla hadir pada Milad Ke-21 Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf, Presiden PKS Ahmad Syaikhu, Sekretaris Jenderal PKS Aboe Bakar Al-Habsyi, Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah, dan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga menghadiri Milad Ke-21 PKS.
Baca juga: AHY: Hukum Tajam ke Lawan, Tumpul ke Kawan
Habib Aboe menjelaskan bahwa sejumlah tokoh nasional yang akan menyampaikan pidato kebangsaan batal hadir ke lokasi. Nama-nama yang batal hadir itu, di antaranya Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan Majelis Tinggi Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
SBY digantikan oleh anaknya sekaligus Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Surya Paloh digantikan Waketum NasDem Ahmad Ali. Acara dihadiri seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS dari seluruh Indonesia. Selanjutnya, tokoh-tokoh, dewan pakar, dewan penasihat, DPW seluruh Indonesia, perwakilannya hadir dari Sabang sampai Merauke, 38 provinsi. (Ant/Z-2)
Politkus PKS itu mengeklaim, pihaknya selalu konsisten menyuarakan agar melepas saham di PT Delta Djakarta.
Indonesia Muda Bicara direncanakan menjadi agenda rutin bulanan yang dilaksanakan secara luring, serta diperkuat melalui aktivitas di media sosial.
PKS tidak terjebak dalam logika biner antara pilkada langsung atau tidak langsung, melainkan mendorong adanya evaluasi yang berbasis data.
Sekjen PKS Muhammad Kholid menilai kritik Pandji Pragiwaksono lewat stand up comedy sebagai dinamika demokrasi yang wajar dan perlu disikapi jernih.
Partai Demokrat yang sebelumnya sempat menolak usulan Pilkada tak langsung kini mengubah haluan dan setuju atas hal tersebut.
Kasus pembunuhan anak di Cilegon, Banten, dipicu motif ekonomi. Pelaku disebut terlilit utang setelah mengalami kerugian besar dalam perdagangan aset kripto.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved