Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
SEMENJAK Ganjar Pranowo diumumkan sebaga bakal capres oleh PDI Perjuangan (PDIP), politik di Tanah Air bergerak dinamis. Pengaruh Ganjar dinilai cukup kuat untuk bisa mengubah koalisi yang telah terbentuk.
Saat ini, yang menjadi pertanyaan sekarang ialah siapa sosok yang akan mendampingi Ganjar nantinya. Tentu itu tidak hanya menjadi misteri bagi publik, juga bagi Anies Baswedan yang telah lebih dulu diumumkan oleh Partai NasDem.
Namun, menurut Ketua Umum Jaringan Relawan Ganjar Pranowo Nasional (Jargon) Michael Kambong selain soal nama pasangan Ganjar, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.
Baca juga: PDIP Optimistis Ganjar Pranowo Menang di Semarang
Pertama, jajaran PDIP hingga tingkat bawah harus solid dan totalitas mendukung pencapresan Ganjar sesuai arahan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Kedua, Puan Maharani dalam banyak kesempatan dan kegiatan Ganjar harus optimal dan solid semua menyampaikan dukungan. Ketiga, Jokowi mengharapkan penerusnya berkomitmen mengawal pembangunan infrastruktur, ini juga dikehendaki oleh rakyat," kata Michael dalam keterangan resminya, Sabtu (6/5).
Michael mengatakan bahwa Ganjar adalah tokoh paling mampu dan mumpuni serta memiliki kapasitas kepemimpinan yang kuat. Pria yang kini menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah itu berpengalaman sehingga bisa melanjutkan program pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.
Baca juga: Diprediksi akan Banyak Parpol Beri Dukungan ke Ganjar Pranowo
"Pengganti Jokowi harus presiden yang berani menjamin keberlanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara yang nilai investasinya ratusan triliun rupiah," kata Michael yang juga Ketua Harian Setya Kita Pancasila (SKP).
Michael menyimpulkan bahwa keberlanjutan pembangunan infrastruktur termasuk IKN membutuhkan sosok capres dan cawapres yang bisa menjamin dan melanjutkannya.
"Tongkat estafet kepemimpinan nasional termasuk cawapres yang turut mendampingi Ganjar bila rakyat mengusulkan, menghendaki dan mendesak bahwa Jokowi masih dibutuhkan oleh rakyat maka duet Ganjar-Jokowi sebagai capres dan cawapres pada Pilpres 2024 adalah konstitusional dan demokratis," tutupnya. (Z-6)
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
SEBANYAK 550 foto hasil jepretan Mohammad Guntur Soekarnoputra dipamerkan di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat. Berlangsung 7 – 13 Juni 2025.
RELAWAN Ganjar Pranowo atau Ganjarist menggelar Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 yang dilaksanakan secara serempak
Ganjar mengungkapkan bahwa bantuan dana untuk partai bisa berasal dari berbagai sumber tak hanya terbatas pada APBN.
Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo menjelaskan tiga fokus utama pada para kader PDIP yang baru terpilih sebagai kepala daerah.
KETUA Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo menghadiri sidang Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto.
Presiden Prabowo Subianto menuturkan dirinya tidak menaruh dendam pada Anies Baswedan, orang yang menjadi pesaingnya dalam pemilihan presiden di 2024.
Megawati kembali mengungkit soal kekalahan Ganjar Pranowo-Mahfud Md dan meyakini bahwa ada kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif
PARTISIPASI pemilih pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kota Padang tahun 2024 tercatat hanya 49 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).
KETUA PARA Syndicate Ari Nurcahyo menyebut Pilkada Serentak 2024 merupakan pertarungan antara Prabowo Subianto, Joko Widodo, dan Megawati Soekarnoputri.
Pentingnya kepedulian anak-anak muda terhadap perhelatan pilkada mendatang.
DINAMIKA politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 kian panas. Adanya pertemuan antara Joko Widodo dengan salah satu pasangan calon Pilkada Jakarta,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved