Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH namanya disebut-sebut layak mendampingi calon presiden Ganjar Pranowo, Menteri Agraria Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto langsung kedatangan empat jenderal sekaligus di momen hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah. Keempat jenderal tersebut yakni Panglima TNI Yudo Margono bersama istri Veronica Yulis Prihayati, kemudian Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto dan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (WAKSAD) Letjen TNI Agus Subiyanto.
“Kunjungan ini merupakan momen penting menjalin silaturahmi kita di hari Idul Fitri,” ujarnya, Jumat (28/4)
Di tengah kesibukannya sebagai pejabat publik Hadi bersyukur masih bisa menjalin silaturahmi dengan para sahabat. Dia berharap silaturahmi yang tidak putus tersebut terus terjaga dan terus saling memaafkan. Dalam silaturahmi tersebut perbincangan hangat dan akrab sangat terasa dan menjadi momen yang berkesan bagi mantan panglima tersebut.
Baca juga: Hadi Thahjanto Cukup Rasional Jadi Cawapres Ganjar Pranowo
"Siang ini saya didampingi oleh staf khusus menerima Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto. Kunjungan ini betul-betul hangat di waktu yang baik untuk saling memaafkan," ungkapnya.
Sebelumnya tokoh muda Muhammadiyah Sunanto atau akrab disapa Cak Nanto mengatakan Hadi merupakan figur yang dekat dengan kiai dan organisasi masyarakat di Jawa Timur. Hadi pun dinilai cocok mendampingi Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. (Sru/Z-7)
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, mengungkapkan 1,1 juta hektare tanah yang tersebar di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah dapat diberdayakan untuk kepentingan masyarakat.
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menjawab pengaduan masyarakat terkait Proyek Strategis Nasional (PSN) di Banten.
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mendorong semua unit kerja Kementerian ATR/BPN agar wajib berinovasi meningkatkan pelayanan.
Nusron mengungkapkan salah satu tugas pertama yang akan segera ia jalankan adalah mempersiapkan panitia pengadaan tanah dalam rangka menopang proyek-proyek dan pembangunan infrastruktur.
Nusron ingin mafia tanah dibuat jera tidak hanya dengan pasal tindak pidana umum, tapi juga tindak pidana korupsi hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Nusron menjelaskan pihaknya siap berkoordinasi dengan Kapolri untuk penegakan hukum terkait berbagai isu-isu kejahatan di bidang pertanahan khususnya dalam memberantas mafia tanah.
Hasil kajian OJK menunjukkan bahwa implementasi Sertipikat-el dan HT-el berpotensi mempercepat proses penyaluran kredit serta meningkatkan akuntabilitas perbankan.
Pembebasan BPHTB tidak hanya akan mempercepat proses sertipikasi tanah rakyat, namun menjadi bentuk nyata amal sosial dan keadilan bagi masyarakat kurang mampu.
prinsip sederhana, namun bermakna, yaitu bekerja dengan hati. Pekerjaan sebagai bagian ibadah
KEMENTERIAN ATR/BPN diminta membatalkan Surat Keterangan (SK) pemberian Hak Guna Usaha (HGU) dari Kantor Wilayah Pertanahan BPN Kabupaten Tanjung Pinang karena tumpang tindih lahan
Nusron Wahid menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia terkait pernyataannya soal penertiban tanah nganggur yang sempat viral di media sosial.
Penyusunan dan integrasi Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dengan sistem Online Single Submission (OSS) menjadi kunci untuk menarik investasi infrastruktur di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved