Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA DPP Partai NasDem Willy Aditya menegaskan Koalisi Perubahan untuk Persatuan tak gentar menghadapi poros rival yang gemuk. Terbukti, Willy mencontohkan komposisi koalisi Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2014 yang lebih sedikit, tapi bisa mencapai kemenangan.
"Kita tidak boleh pesimis narasi-narasi. Bahkan Pak Jokowi ketika menjadi presiden awal 2014 itu kan koalisinya lebih kurus dari sebelah," kata Willy di Jakarta dikutip Sabtu (25/3).
Willy mengatakan pihaknya telah memikirkan potensi itu. Namun, NasDem sebagai partai pendukung pemerintahan Jokowi dua periode juga telah memiliki referensi menyikapi hal itu.
Baca juga: NasDem, Demokrat, dan PKS akan Bagi Jadwal Safari Politik Anies
"Jadi kita memiliki banyak referensi untuk kemudian menenangkan ini dan bertarung dalam kontestasi (2024)," jelas Willy.
Willy juga berbicara soal peluang Koalisi Perubahan menjadi koalisi gemuk. Karena poros ini memiliki calon presiden (capres) Anies Baswedan sebagai magnetnya.
Baca juga: Koalisi Perubahan Tetap Buka Pintu ke Parpol Lain
"Magnet utamanya capres pasti Anies Baswedan tentu orang secara sosiologis lebih condong posisinya ke mana yang potensi menangnya akan besar," ucap Willy. (Z-3)
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
SBY menyatakan bahwa kendali kepemimpinan Partai Demokrat sepenuhnya berada di tangan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Partai Demokrat yang sebelumnya sempat menolak usulan Pilkada tak langsung kini mengubah haluan dan setuju atas hal tersebut.
Langkah Partai Demokrat yang memberikan sinyal dukungan terhadap wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui DPRD kini disoroti.
SIKAP Partai Demokrat yang menyatakan mendukung wacana Presiden Prabowo Subianto soal pilkada lewat DPRD menuai sorotan.
Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya selidiki laporan Partai Demokrat terkait hoaks yang menyeret SBY. Empat akun medsos dipolisikan atas fitnah korupsi dan status tersangka.
PARTAI Demokrat memberikan sinyal kuat untuk mendukung perubahan sistem pemilihan kepala daerah (pilkada) di masa mendatang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved