Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
MAHKAMAH Konstitusi (MK) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membuka peluang untuk melakukan kerja sama. Hal itu diketahui setelah delegasi dari OJK yang diwakili Direktur Litigasi dan Bantuan Hukum Suharjo beserta jajarannya mendatangi Gedung MK pada Selasa (7/3).
Dalam pertemuan tersebut, Suharjo menjelaskan maksud dan tujuannya ke MK merupakan tindak lanjut hasil audiensi yang dilakukan oleh para pimpinan OJK dengan MK beberapa waktu lalu. Dia melihat ada peluang dilakukannya kerja sama antara kedua lembaga negara tersebut.
"Semangat kebersamaan apalagi pimpinan OJK baru sehingga perlu silaturahmi dengan beberapa lembaga atau kementerian dan juga menggali apa saja yang bisa dijadikan mitra kerja sama. Terkait dengan program kerja dan hasil audiensi kemarin, memang kita berencana mau melakukan kerja sama antara MK dan OJK nanti kita balut dalam nota kesepahaman MoU," tutur Suharjo, Selasa (7/3).
Baca juga: Saatnya Kurangi Main Saham Gorengan
"Nanti MoU ini kita bahas bersama terkait dengan program-program kerja, baik itu program kerja yang diinisiasi oleh MK maupun yang diinisiasi OJK nantinya apakah itu bisa kita koordinasikan dan kita elaborasi sehingga kita gabungkan kegiatan itu," imbuhnnya.
Suharjo mengungkapkan, OJK memiliki program desa dengan nama Desaku Cakap Keuangan, sedangkan MK juga memiliki program yang berkaitan dengan desa, yakni Desa Konstitusi. Menurutnya program desa yang dilaksanakan oleh OJK dan MK dapat dilakukan kerja sama.
Baca juga: Plt Bupati Mimika Ajukan Praperadilan ke Kejati Papua dan Judicial Review ke MK
Dijelaskan Suharjo, program Desaku Cakap Keuangan memiliki misi untuk memberikan pemahaman sosialisasi kepada masyarakat terutama masyarakat yang memang belum cakap secara keuangan, dia menilai program tersebut memiliki misi yang sama dengan program Desa Konstitusi, sehingga membuka peluang untuk dilakukan kerja sama.
"Tentu ini yang nanti akan digali dalam narasi MoU. Kita coba program-program ini kita diskusikan lebih lanjut dan nantinya akan kita coba lanjuti dengan penandatanganan MoU," jelasnya.
Sementara itu, Plt. Sekretaris Jenderal MK Heru Setiawan Mengatakan bila kerja sama ini dapat tercipta nantinya, tentu diharapkan dapat menyatukan kedua misi lembaga yakni peningkatan pemahaman hak konstitusional warga negara (MK) dan pemahaman masyarakat terkait dengan sektor keuangan.
"Jadi MoU itu nanti terkait dengan desa konstitusi harus dimunculkan dan desaku cakap keuangan juga harus disampaikan. MoU ini dapat dilaksanakan jika ada persamaan pemahaman," terang Heru.
Namun demikian, kedua belah pihak mengatakan audiensi kali ini masih bersifat brainstorming. Kedua lembaga negara itu ingin mendapatkan informasi mengenai program-program yang selama ini dilakukan, sekaligus menjajaki program apa saja yang dapat dilakukan kerja sama. (Z-7)
OJK menyerahkan Dirut SWAT berinisial SAS ke Kejaksaan Negeri Boyolali atas kasus manipulasi harga saham. Simak modus operandi dan kronologi lengkapnya di sini.
RATUSAN nasabah terlihat mendatangi Perumda BPR Bank Cirebon. Mereka menanyakan nasib uang yang sudah disimpan di perusahaan milik Pemda Kota Cirebon.
Mensesneg Prasetyo Hadi berharap panitia seleksi mampu menjaring pimpinan OJK yang kompeten dan memahami ekosistem jasa keuangan demi menjaga stabilitas pasar.
OJK menetapkan sanksi administratif dan/atau perintah tertulis kepada PT Repower Asia Indonesia Tbk, PT Multi Makmur Lemindo Tbk, serta pihak-pihak terkait.
OJK menilai ekonomi Indonesia tetap solid seiring keputusan Moody's yang mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2 dengan penyesuaian outlook.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) akan terus memperkuat pengawasan di sektor perbankan seiring dengan semakin kompleksnya aktivitas perbankan yang semakin beragam dan cepatnya digitalisasi.
Kesepakatan besar ini diresmikan dalam ajang US-Indonesia Business Summit 2026 yang berlangsung di Washington D.C., Rabu (18/2) waktu setempat.
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
Goethe-Institut memandang bahasa, budaya, dan pendidikan sebagai sarana untuk menghubungkan orang-orang lintas disiplin dan lintas batas negara.
Penguatan juga akan menyasar pada pengawasan ruang siber yang saat ini menjadi medan baru berbagai pelanggaran hukum internasional.
Joint Venture yang baru dibentuk akan mendorong program modernisasi terintegrasi skala besar untuk meningkatkan operational readiness dan system interoperability TNI.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Jepang melalui NEDO menawarkan beberapa skema kerja sama penelitian untuk menyiapkan industri di bidang energi baru dan teknologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved