Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG pria berinisial SG, 47, warga Jalan Bandengan Utara, Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, tega menganiaya ayah kandungnya berinisial DT, 84, pada Senin (2/1). Setelah ditangkap, SG diketahui positif narkoba jenis sabu.
Kapolsek Tambora Kompol Putra Pratama menjelaskan SG merupakan anak tunggal yang masih tinggal di rumah orang tuanya. Sedangkan ibu korban sudah meninggal dunia. Pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek online itu diketahui telah menikah, namun belum memiliki anak.
Baca juga: Jakarta Dilanda Hujan Lebat, Kawasan Kemang Tergenang 80 Cm
Ia mengatakan penganiayaan itu berawal saat korban akan makan. Namun, dilarang dan dibentak oleh pelak hingga nasi yang sedang dimakan korban tumpah.
Melihat nasi tumpah, pelaku semakin tersulut emosi hingga melakukan penganiayaan dengan memukul wajah, tangan dan kepala korban.
"Pelaku merupakan anak kandung korban. Pelaku diduga melakukan penganiayaan terhadap ayahnya hingga kepala korban memar serta mengeluarkan darah dari telinga. Saat ini korban masih dirawat di Rumah Sakit Tarakan," kata Putra, melalui keterangannya, Rabu (4/1).
Polisi yang mendapat laporan kejadian dari pihak RT langsung menangkap pelaku dan ditahan di Polsek Tambora
Putra mengatakan setelah ditangkap, pihaknya langsung melakukan tes urine ke pelaku. Hasilnya, pelaku positif mengonsumsi narkoba jenis sabu.
"Pelaku SG saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka, kami sangkakan dengan pasal 351 KUHP, ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara," kata Putra.
Sementara itu, terkait kasus penggunaan narkotika jenis sabu, Putra menyebut masih akan melakukan pengembangan lebih lanjut.
"Untuk kasus positif sabu, tersangka akan kami kembangkan lebih dalam asal Narkobanya dan akan kami sangkakan juga pasal narkotika kepada tersangka ini," pungkasnya. (OL-6)
Pasangan pengantin di Jakarta Barat tetap menggelar resepsi pernikahan meski banjir setinggi lutut merendam lokasi acara.
Hingga Minggu sore, 47 rukun tetangga (RT) dan 23 ruas jalan di Jakarta belum terbebas dari genangan akibat hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu malam.
ENAM orang diduga melakukan pungutan liar atau pungli ditangkap polisi akibat menutup pintu exit Tol Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. Mereka merupakan juru parkir.
HUJAN deras yang mengguyur wilayah Jakarta Barat pada Senin (12/1) kemarin menyebabkan banjir di sejumlah titik di Rawa Buaya, khususnya di RW 01 dan RW 02.
Evaluasi ini akan mencakup berbagai aspek teknis, termasuk penentuan jalur lintasan yang boleh dilalui oleh kendaraan berat agar tidak berbenturan dengan jam sibuk masyarakat.
Para pelaku telah diserahkan ke otoritas yang lebih tinggi untuk penyidikan mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved