Selasa 03 Januari 2023, 18:03 WIB

Anies Singgung Pelemahan Demokrasi, NasDem Anggap itu Peringatan

Anggi Tondi Martaon | Politik dan Hukum
 Anies Singgung Pelemahan Demokrasi, NasDem Anggap itu Peringatan

MI/Moh Irfan.
Calon Presiden Partai NasDem Anies Baswedan berfoto dengan para peserta Pendidikan Politik Bacaleg Purnawirawan TNI/Polri.

 

BAKAL calon presiden (capres) NasDem Anies Baswedan mengunggah pendapatnya tentang upaya pelemahan demokrasi melalui akunnya di Instagram. Partai NasDem menganggap hal itu wajar disampaikan Anies.

"Tidak berlebihan yang diposting oleh Mas Anies terkait potensi erosi demokrasi atau demokrasi yang dilemahkan menjelang pesta demokrasi 2024," kata Ketua DPP NasDem Willy Aditya saat dihubungi, Selasa (3/1). Wakil Ketua Fraksi NasDem itu menilai pernyataan Anies sebagai peringatan. 

Upaya pelemahan demokrasi tak boleh dibiarkan. "Demokrasi harus dijaga agar sirkulasi kekuasaan yang menjadi esensi dari demokrasi bisa tetap berlangsung sebagaimana mestinya," ungkap dia.

NasDem pun merasakan hal yang sama dengan yang disampaikan Anies. Hal itu terlihat dari upaya mengubah proporsional terbuka ke tertutup dalam pemilihan legislatif (pileg). 

"Ini terlihat dari statement Ketua KPU (Ketua Komisi Pemilihan Umum Hasyim Asy'ari) yang patut kita sayangkan kemarin soal kemungkinan sistem proporsional tertutup yang akan digunakan dalam Pemilu 2024," ungkap dia. Menurut dia, KPU tidak boleh melempar isu liar terkait mekanisme di luar Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Ini karena KPU merupakan penyelenggara pemilu. 

"Lebih pas kalau itu keluar dari politisi atau pelaku politik lain. Jangan dari KPU yang notabene ialah wasit dalam pemilu," sebut dia. 

Demikian juga dalam hal proses penegakan hukum. Jangan sampai hal itu disetir kepentingan politik. "Hukumlah yang menjaga politik dan demokrasi agar tidak diselewengkan, bukan sebaliknya," ujar dia.

Lebih jauh dia menilai pernyataan Anies tersebut sebagai respons dari seorang warga negara. Sistem demokrasi yang ada saat ini harus dijaga. "Kekurangan pasti ada. Karena itulah ia perlu terus dibenahi, tetapi bukan dibonsai dan dikhianati di sana sini tanpa diskursus dan olah wacana yang memadai," kata dia. (OL-14)

Baca Juga

Antara

DPR Harap Megawati Turun Gunung Atasi Masalah BRIN

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Selasa 07 Februari 2023, 22:14 WIB
Diketahui, Komisi VII DPR merekomendasikan pemberhentian Ketua BRIN Laksana Tri Handoko, karena dianggap gagal menjalankan...
MI/Moh Irfan

Soal Hasil Vermin Balon DPD, KPU: Masih Direkap

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Selasa 07 Februari 2023, 22:05 WIB
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) RI mengemukakan bahwa hasil verifikasi administrasi (vermin) bakal calon (balon) Dewan Perwakilan Daerah (DPD)...
Antara

Jaksa Agung: Aset Sitaan Kasus First Travel Sedikit, Korbannya Banyak

👤Andhika Prasetyo 🕔Selasa 07 Februari 2023, 22:05 WIB
Jaksa Agung pun meminta para korban kasus penipuan First Travel untuk bersabar. Sebab, proses pengembalian dana membutuhkan waktu yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya