Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Otorita Ibu Kota Nusantara, Bambang Susantono, mengungkapkan fisik sejumlah infrastruktur akan mulai terlihat bentuknya pada akhir kuartal pertama tahun ini. Beberapa bangunan tersebut meliputi Sumbu Kebangsaan atau Alun-alun IKN, akses jalan serta Istana Kepresidenan.
Baca juga: Mahfud: Penerbitan Perppu Merupakan Hak Subjektif Presiden
"Sekarang on progress. Kuartal pertama kita melihat progres konstruksi yang lebih besar, yang lebih masif. Land clearing, land development, itu kelihatan bagaimana kita meratakan beberapa tempat. Kita membangun sesuai alam jadi tidak semua kita hajar untuk dipotong tapi juga kita sesuaikan," ujar Bambang di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/1).
"Nanti kita akan melihat Sumbu Kebangsaaan seperti apa. Kemudian jalan akses barat dan akses timur. Kemudian kita lihat istananya seperti apa."
Ia mengatakan proses pembangunan infrastruktur di ibu kota baru berjalan pada trek yang benar dan sesuai dengan jadwal yang direncanakan.
Proyek-proyek yang sudah diteken kontrak di Kementerian PU-Pera sudah bergerak.
"Kalau teman-teman ke lapangan pasti kelihatan logistik sudah mulai masuk," tuturnya
Pengerjaan yang berjalan lancar, menurutnya, juga tidak terlepas dari pendekatan yang dilakukan pemerintah terhadap para pekerja. Di sana, para pekerja diberikan tempat tinggal yang layak. Bahkan disediakan juga klinik dan fasilitas-fasilitas pendukung lainnya.
"Ini satu pendekatan baru. Kita memanusiakan pekerja. Karena biasanya kalau di proyek konstruksi, pekerja cuma tinggal di bedeng-bedeng. Ini kita justru membuat hunian. Kita siapkan. Fasilitas klinik juga kita siapkan supaya mereka bisa bekerja optimal," tandasnya. (OL-6)
Ia menilai pesan utama Prabowo adalah penguatan postur pertahanan sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap negara.
DEWAN Pimpinan Pusat Generasi Muda Pembaharu Indonesia (Gempar Indonesia) mendesak pemerintah untuk mengakselerasi pembangunan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengatakan landasan kerja yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan harus menjadi acuan para pemangku kepentingan dalam pembangunan.
Salah satu dari empat tokoh tersebut berasal dari Indonesia adalah Marine Novita (Co-founder MilikiRumah)
Di tengah upaya pembangunan SDGs, muncul pertanyaan penting mengenai bagaimana sumber daya dapat dimobilisasi untuk menutup kesenjangan pembangunan
Pemerintah Kota Tangerang Selatan menggelar pelatihan dan uji sertifikasi kompetensi bagi 150 tenaga kerja konstruksi, meningkatkan kualitas SDM sektor konstruksi.
Makhruzi mengatakan pihaknya berencana memperkuat fungsi sosial PLBN tidak hanya sebagai pintu perlintasan, tetapi juga pusat layanan masyarakat.
Seorang pelajar tewas dalam kecelakaan di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, setelah terjatuh akibat jalan berlubang, Senin pagi.
Berdasarkan hasil kajian tim Kementerian PU bersama Universitas Syiah Kuala (USK) ditemukan adanya pergerakan air bawah tanah yang memicu ketidakstabilan lereng.
Rapat konsolidasi membahas klaster infrastruktur, mencakup jalan, jembatan permanen, jembatan bailey, serta infrastruktur sungai seperti irigasi, daerah aliran sungai hingga sumur bor.
Ayedh Dejem Group, perusahaan konstruksi dan pengembangan asal Emirat Arab, mengumumkan investasi sekitar Rp4 triliun di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved