Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo mengunjungi Gereja Katedral Bogor, Jawa Barat, Minggu (25/12).
Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk meninjau perayaan Natal sekaligus menyampaikan ucapan selamat kepada umat kristiani.
Baca juga: Bawaslu Minta Petugas Daerah Buat Laporan Mingguan Hasil Pengawasan Pemilu
"Pertama-tama, saya menyampaikan selamat Natal dan selamat menyambut tahun baru 2023. Saya melihat tadi Bapak dan Ibu semuanya senang dan bahagia, damai menyambut natal tahun ini," ujar Jokowi di Gereja Katedral Bogor, Jawa Barat, Minggu.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara mengajak seluruh pemeluk Kristen dapat mempererat persaudaraan dan memperkuat kerukunan.
Hal itu harus dilakukan demi kebangkitan bangsa dan negara.
"Kita harus memperkuat kerukunan kita untuk kebangkitan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ucap mantan wali kota Surakarta itu.
"Selamat natal dan semoga Tuhan memberkati kita semua." pungkasnya. (OL-6)
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved