Selasa 01 November 2022, 14:43 WIB

PKS Setuju Usulan NasDem Deklarasi Koalisi 10 November, asal...

Anggi Tondi Martaon | Politik dan Hukum
PKS Setuju Usulan NasDem Deklarasi Koalisi 10 November, asal...

MI/Widjajadi.
Anies Baswedan mengunjungi Habib Novel di Solo, Jawa Tengah, Jumat (28/10).

 

PARTAI Keadilan Sejahtera (PKS) tak masalah dengan usulan Partai NasDem terkait waktu koalisi pada 10 November 2022. Asal, pekerjaan rumah tim kecil dituntaskan terlebih dahulu.

"Kami berpandangan bahwa pekerjaan rumah di tim kecil PKS, NasDem, dan Demokrat harus dituntaskan lebih dahulu," kata juru bicara (Jubir) DPP PKS Muhammad Kholid melalui keterangannya, Selasa (1/11). Menurut dia, setidaknya ada empat hal yang belum mencapai kata sepakat di antara PKS, Demokrat, dan NasDem. 

Empat hal itu ialah platform perjuangan, desain pemerintahan ke depan, strategi pemenangan, dan sosok pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden yang akan diusung. "Tentu ini yang harus kami tuntaskan terlebih dahulu sebelum bicara timing atau waktu deklarasi," ungkap dia.

Terkait sosok paslon presiden dan wakil presiden, masing-masing partai sudah memiliki jagoan masing-masing untuk dipertimbangkan diusung pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. PKS sendiri mengaku Wakil Ketua Majelis Syuro Ahmad Heryawan (Aher). 

"Seorang pemimpin yang pernah memimpin 10 tahun Jabar (Jawa Barat) sebagai gubernur," sebut dia. Sementara itu, Demokrat mengusulkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Sedangkan NasDem mengusulkan Anies Baswedan. 

Kholid menyampaikan PKS menghormati keputusan Demokrat dan NasDem yang mengusulkan jagoannya untuk diusung pada Pilpres 2024. Semua itu akan dibahas secara terbuka, rasional, dan objektif, "Dengan mengedepankan rasa kebersamaan, mengedepankan kepentingan bangsa di atas kepentingan parpol," ujar dia. (OL-14)

Baca Juga

DOK.MI

KPK Buka Peluang Jerat Tersangka Baru dalam Kasus Dugaan Suap di MA

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 09 Desember 2022, 23:18 WIB
Ali mengatakan peluang tersebut dapat dilakukan sepanjang ditemukan bukti permulaan yang cukup, baik dalam proses penyidikan maupun saat...
Dok. Pribadi

DPR Papua Minta Persidangan Mahkamah Militer Kasus Mutilasi Nduga Ditunda, Dorong Peradilan Koneksitas

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Jumat 09 Desember 2022, 23:14 WIB
"Kami sayangkan bahwa persidangan di Mahmil Jayapura dan Surabaya tidak dilakukan dengan transparan. Keluarga korban tidak diberitahu...
DOK MI

Jubir Sosialisasi KUHP: Pasal Perzinaan Tak Akan Pengaruhi Sektor Pariwisata Dan Investasi

👤Widhoroso 🕔Jumat 09 Desember 2022, 21:34 WIB
PASAL perzinaan dalam KUHP yang baru dipastikan tidak akan berdampak negatif terhadap sektor pariwisata dan investasi di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya