Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menyampaikan perlu gerak bersama untuk bangkit dari berbagai dampak krisis global. Pun butuh keteladanan dari para pejabat publik dan tokoh masyarakat, dengan selalu meningkatkan integritas dan mengedepankan nilai-nilai persatuan bangsa dalam membangun negeri.
"Negeri ini sangat membutuhkan banyak energi untuk bangkit bersama dari dampak krisis global, salah satunya adalah keteladanan dari para pejabat publik dan tokoh masyarakat yang seharusnya menjunjung nilai-nilai integritas dalam membangun bangsa ini," kata Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/9).
Operasi tangkap tangan sejumlah aparatur negara di Mahkamah Agung oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis (22/9), penembakan yang melibatkan sejumlah petugas kepolisian, ujar Lestari, memperlihatkan kepada masyarakat ada sejumlah aparatur negara dan pejabat publik tidak peka terhadap ancaman krisis yang dihadapi negeri ini.
Legislator yang karib disapa Rerie ini menegaskan masyarakat butuh dorongan semangat yang tinggi lewat keteladanan para pejabat publik dalam menjalankan tugas kesehariannya.
Baca juga: Rerie Minta Kawal Peradilan Kasus Kekerasan Seksual Sampai Akhir
Nilai-nilai integritas, persatuan dan kesatuan serta gotong-royong harus terus dibangun dan dimasyarakatkan secara konsisten oleh para tokoh masyarakat dan pejabat publik. Hal ini ditujukan agar masyarakat dapat ikut mengakselerasi berbagai upaya negeri untuk bangkit dari dampak krisis.
"Tanpa keteladanan para pejabat publik dan tokoh masyarakat dalam menerapkan nilai-nilai integritas yang tinggi, khawatir masyarakat kehilangan semangat untuk bangkit dari keterpurukan dan bahkan dikhawatirkan cendrung apatis menyikapi kondisi saat ini," ungkap anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah ini.
Karenanya, Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu mengajak para pejabat publik dan tokoh masyarakat untuk aktif dan konsisten membangun nilai-nilai intergritas, persatuan dan gotong-royong dalam keseharian, agar upaya negeri ini untuk bangkit dari hantaman berbagai dampak krisis mendapat dukungan dari setiap anak bangsa.
"Hanya dengan gerak dan dorongan semangat yang sama antara pemangku kepentingan dan masyarakat dalam membangun negeri, bangsa ini mampu menjawab berbagai tantangan yang datang saat ini hingga masa depan," pungkasnya.(RO/OL-5)
SUDAH lebih dari satu bulan ketegangan geopolitik di wilayah Teluk Persia tak kunjung mereda.
KPAI MENYOAL keputusan pemerintah untuk melaksanakan kegiatan sekolah tatap muka di tengah krisis global butuh kesiapan
Menko PMK Pratikno mendorong proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka berjalan seperti biasa di tengah situasi krisis global saat ini.
DOSEN kebijakan publik Universitas Trisakti, Trubus Herdiansyah menilai rencana pemotongan gaji anggota DRP dan menteri merupakan langkah antisipatif mengantisipasi krisis global
KETUA PP Muhammadiyah, Anwar Abbas, mengomentari rencana Presiden Prabowo Subianto yang ingin melakukan pemotongan gaji pejabat khususnya para menteri dan anggota DPR RI.
Iran luncurkan gelombang serangan ke-53 sasar pusat komando Israel dan pangkalan AS. Operasi Janji Setia 4 gunakan rudal hipersonik Fattah sebagai aksi retaliasi.
Hensa juga menyentil adanya fenomena pejabat yang memberikan respons antiklimaks saat berinteraksi dengan warga sipil.
Abdul Fickar Hadjar, menilai status mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro sebagai pejabat publik justru dapat menjadi faktor pemberat dalam kasus narkoba
Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor H. Addin Jauharudin mengungkapkan Posko Jaga Aspirasi Jaga Indonesia ini menjadi komitmen Ansor dalam mengawal aspirasi masyarakat untuk menjaga Indonesia.
DI tengah harga pangan yang mencekik, biaya kesehatan yang membuat keluarga rapuh semakin jatuh miskin, serta pasar kerja yang seret, publik dipaksa menelan ironi yang sama setiap hari.
Sebagai wakil rakyat, mereka semestinya menanggapi aspirasi masyarakat dengan bahasa dan sikap yang santun
Pejabat publik idealnya memaknai demokrasi dengan dialog dinamis, bukan hanya respons pasif pada tekanan massa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved